.
Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri
Berita Hukum

Irup HUT Bhayangkara, Tatong Bara Bacakan Amanat Presiden

Irup HUT Bhayangkara, Tatong Bara Bacakan Amanat Presiden Berita Hukum Berita Kotamobagu
Walikota Kotamobagu Tatong Bara membacakan amanat Presiden RI di HUT ke-72 Bhayangkara.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Walikota Kotamobagu, Tatong Bara, menjadi Inspektur Upacara (Irup) di Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 72 Bhayangkara, di Lapangan Boki Hotinimbang, Rabu (117/2018).

Upacara yang digelar Polres Bolmong itu, turut dihadiri Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono, Kapolres Bolmong AKBP Gani Fernando Siahaan, Waka Polres Bolmong Kompol Suharman Sanusi, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Kepala Pengadilan Negeri Kotamoobagu, serta sejumlah pimpinan DPRD Bolmong Raya.

Tatong Bara saat membacakan amanat Presiden RI mengatakan, atas nama negara, pemerintah, serta secara pribadi, ia menyampaikan ucapan selamat HUT  ke- 72 Bhayangkara kepada seluruh anggota kepolisian di manapun berada dan bertugas.

Kata dia, sepanjang 72 tahun sejarah pengabdian Polri pada bangsa dan negara, Polri telah  banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada  masyarakat.

“Semua telah menyaksikan berbagai prestasi yang telah diukir Polri, dalam mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dalam negeri. Keberhasilan Polri dalam penanganan terorisme, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pengungkapan kasus telah menjadi perhatian publik serta mengamankan berbagai agenda baik yang bersifat nasional maupun internasional. Bahkan telah mendapat apresiasi dari pemerintah, masyarakat dan dunia internasional,” kata Tatong.

“Dalam peringatan hari Bhayangkara tahun ini,  diharapkan bukan sekedar menjadi perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri, guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan refleksi dini, Polri bisa melihat lagi bukan hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini,” ujarnya.

Kelemahan dan kekurangan itu harus  dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, untuk melakukan perubahan yang positif serta untuk melakukan upaya reformasi  institusi Polri secara menyeluruh.

“Saya yakin bahwa reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten adalah kunci dalam menghadapi masa depan. Situasi keamanan dalam negeri akan semakin diwarnai dengan kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan yang berimplikasi kontijensi,” ungkapnya.

Dalam amanat Presiden RI yang dibacakan Tatong itu, diakui bahwa gangguan Kamtibmas dan tindak kejahatan juga akan semakin berkembang dan modern, baik dari segi pola teknologi maupun  modusnya. Sementara itu, tuntutan dan harapan masyarakat terhadap polri juga semakin meningkat.

“Menghadapi kondisi tersebut, tentunya menuntut Polri untuk  dapat bersikap responsif dan peka, dengan terus – menerus mereformasi diri serta meningkatkan kualitas kinerjanya secara professional,” harapnya.

Tugas dan tanggung jawab yang melekat pada setiap insan Bhayangkara tidaklah ringan dan mudah.  Namun diyakini setiap anggota Polri akan mampu menjalankan amanah ini secara profesional, dengan penuh keikhlasan, integritas, dan rasa tanggungjawab.

“Semoga peringatan hari Bhayangkara  tahun 2018 ini dapat kita jadikan momentum untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai, menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. Semoga Tuhan Yang Maha Esa merestui upaya kita bersama. Dirgahayu Kepolisian Negara Reepublik Indonesia yang ke 72 tahun,” tutupnya. (ger)

Penulis: Gerry Liangga

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top