.
Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri
Berita Kotamobagu

Kemiri, Komoditi Menjanjikan di Saat Musim Kemarau

Kemiri, Komoditi Menjanjikan di Saat Musim Kemarau Berita Kotamobagu
Petani di Kelurahan Mongkonai menjemur kemiri hasil panen mereka. (ist)
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU- Petani kemiri di Kotamobagu bisa tersenyum lebar di saat musim kemarau seperti ini. Pasalnya, produksi tanaman ini meningkat dan tidak banyak yang menanam.

Selain itu, harga jualnya cukup tinggi. Harga kemiri berbanding terbalik dengan komoditi lain seperti kopra. Karena itu, kemiri cocok ditanam oleh petani sebagai anaman alternatif mengantisipasi jika musim kemarau seperti ini terjadi.

“Biasanya kalau kemarau, buah kemiri meningkat. Harga juga cukup bagus,” ujar Masita Paputungan, petani kemiri di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Saat ini harga jual kemiri sekitar Rp7- 8 ribu per kilogram. Masita sendiri memiliki lahan perkebunan kemiri sekitar dua hektare dengan pohon kemiri sekira 200 pohon.

“Saya juga membeli hasil kemiri dari para petani lainnya. Sehari itu bisa sampai satu ton kemiri yang saya beli dari hasil pengumpulan petani. Saya beli Rp 6- 7 ribu per kilogramnya,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Perikanan, Pertanian, dan Peternakan (Dispertanak) Kotamobagu Muljadi Suratenodjo mengatakan, meningkatnya produksi kemiri di Kotamobagu karena didukung faktor cuaca.

“Biasanya kalau musim kemarau itu produksi kemiri dari petani meningkat, belum lagi harganya cukup baik. Sehingga menguntungkan petani,” jelasnya.

Untuk mendorong petani kemiri, pihaknya juga telah memberikan bantuan bibit kemiri kepada para petani di Kotamobagu.

“Ada sekira 2.000 bibit kemiri kami sudah salurkan kepada kelompok tani di Kotamobagu. Hal itu juga untuk mendorong dan meningkatkan produksi dan perekonomian petani,” pungkasnya. (mpo/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top