.
Berita Ekonomi

Lebaran di Depan Mata, Ini Tips untuk Warga Kotamobagu Supaya Tidak ‘Gila’ Belanja

Lebaran di Depan Mata, Ini Tips untuk Warga Kotamobagu Supaya Tidak ‘Gila’ Belanja Berita Ekonomi Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Tak terasa lebaran sebentar lagi. Ada hal yang sangat menarik bagi kita ketika menyambut lebaran yaitu belanja. Apalagi tradisi di negara kita lebaran atau hari raya idul fitri adalah hari raya terbesar yang mana di saat ini kita pulang kampung, saling silaturahim, menyiapkan pakaian baru, rumah dengan tampilan baru, memberi THR ke karyawan atau sanak family.

Itu semua membutuhkan yang namanya uang, sehingga tak sedikit kita yang pusing tujuh keliling memikirkan uangnya.

Tak terasa uang mengalir keluar begitu cepat di masa-masa lebaran ini, sehingga pasca lebaran tak sedikit yang kebingungan karena persediaan uang sudah menepis.

Kebingungan lain yang muncul adalah bingung dalam mengalokasikan uang belanja lebaran berhubung harga-harga notabene naik menjelang Ramadan. (elm/zha)

Berikut 5 Tips belanja hemat menjelang lebaran.

  1. Buat daftar budgeting belanja

Ini adalah hal paling penting dan mungkin jarang kita lakukan, yaitu membuat daftar belanja menjelang lebaran. Buat list kebutuhan kita dan alokasikan berapa anggarannya. Banyak di antara kita yang belanja ke tempat perbelanjaan tanpa membuat terlebih dahulu apa-apa saja yang akan dibeli. Ini tentu membuat kita sering “kalap” di tempat perbelanjaan apalagi kalau sudah bertemu dengan program diskon gede-gedean. Alhasil malah kita membeli hal yang sebenarnya tidak kita butuhkan sementara hal penting yang dibutuhkan belum terbeli.

  1. Bedakan mana yang menjadi kebutuhan dan hanya sekedar keinginan

Kita mesti pintar membedakan mana yang menjadi kebutuhan (benar-benar penting) dan mana yang hanya sekedar keinginan semata. Tak sedikit kita malah terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membeli hal yang sebenar-benarnya kita tidak membutuhkannya atau sekedar keinginan.

  1. Jangan termakan diskon

Saat menjelang hari raya, kamu pasti sudah sering mendengar kata diskon atau sale yang menggiurkan. Diskon bisa up to 70 persen atau kamu bisa mendapatkan potongan Rp 100 ribu untuk pembelanjaan minimal Rp 450 ribu. Untuk diskon up to 70 persen sebenarnya tidak ada diskon yang benar-benar mencapai 70 persen.

Jika ada, perusahaan pasti akan mengalami kerugian. Kenapa dibilang 70 persen? Hal ini disebabkan karena konsumen menyukai diskon yang besar. Semakin besar nilai diskonnya, maka konsumen akan senang hati membelanjakan uangnya. Hal inilah yang kemudian dipikirkan oleh e-commerce, departement store, dan online shop.

  1. Buat budgeting anggaran untuk THR atau pemberian berupa parcel untuk karyawan maupun saudara

Buat budgeting untuk THR atau mungkin bagi-bagi amplop untuk karyawan (jika memiliki karyawan) atau untuk saudara. List berapa jumlah yang akan mendapatkan amplopnya dan buat budgetingnya masing-masing akan mendapat berapa.

  1. Sederhanakan menu makanan dan perkakas rumah tangga.

Tak dipungkiri pengeluaran terbesar disaat menjelang lebaran ada pada makanan yang terkadang kita membeli terlalu banyak alhasil banyak yang mubazir dan juga perkakas rumah tangga yang membelinya terlalu berlebihan padahal tidak dibutuhkan

  1. Selalu sesuaikan pengeluaran dengan pemasukan dan hindari berhutang.

Ini yang perlu menjadi catatan penting bagi kita semua, selalu mengukur pengeluaran sesuai dengan kemampuan pemasukan keuangan kita. Tidak perlu terpengaruh oleh gengsi ingin beli ini dan itu. Hindari berhutang untuk membeli kebutuhan-kebutuhan yang memang kita belum mampu membelinya. Baik itu hutang lansung maupun hutang kredit. Ramadan adalah bulan penyucian, kita kembali fitrah dan bersih jangan sampai dibulan selesai Ramadhan malah kita dipusingkan oleh tumpukan hutang.

 

Sumber: Elmina.id

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top