Berita Kotamobagu

Libur Panjang, Warga Kotamobagu Padati Lokasi Wisata Daerah Tetangga

Libur Panjang, Warga Kotamobagu Padati Lokasi Wisata Daerah Tetangga Berita Kotamobagu
Goba Molunow salah satu objek wisata baru di Kabupaten Boltim yang kini ramai didatangi warga Kotamobagu.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Memanfaatkan libur Natal, warga Kotamobagu ramai- ramai mengunjungi lokasi wisata.

Mereka memilih menghabiskan waktu seharian bersama keluarga di sana. Belum ada objek wisata yang dikembangkan Pemerintah Kota (Pemkot), membuat warga di daerah ini memilih ke daerah tetangga.

Ada yang ke Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Sudah ribuan warga Kotamobagu datang dan menghabiskan waktu di sejumlah tempat wisata di daerah tetangga, meski untuk menempuhnya dibutuhkan waktu yang lumayan lama. Itu karena jarak tempuh dari Kotamobagu rata- rata di atas 50 Kilometer (Km).

“Sudah jadi kebiasaan kami sekeluarga, kalau libur, kami datang ke tempat wisata. Ini pilihan untuk melepas kepenatan, sebelum aktivitas kerja di kantor dimulai. Meski jauh, tak ada pilihan. Karena di daerah kita (Kotamobagu) belum ada tempat wisata yang menarik,” ujar Yenni Gani, ibu rumah tangga asal Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, ditemui di tempat wisata kebun strawberry Mooat, Boltim, Rabu (26/12/2018).

Sebagai warga Kotamobagu, ia punya harapan, ke depan ada destinasi wisata yang dikelola secara baik dan profesional di Kotamobagu. Peranan dan keseriusan Pemkot Kotamobagu diharapkan. Agar nanti warga Kotamobagu tak perlu lagi jauh- jauh menghabiskan waktu di tempat wisata di daerah tetangga.

“Masalah keseriusan saja. Di Kotamobagu ada destinasi wisata air terjun Kobo Kecil, bisa juga dibuat water boom dan sebagainya. Hanya pemerintah kita yang mungkin belum ke pikiran sana,” ungkap dia.

Jika Pemkot serius mengembangkan sektor wisata, bisa menjadi salah satu penopang penghasilan atau pendapatan daerah. Bahkan warga dari daerah tetangga bisa memadati Kotamobagu. Bukan seperti yang terjadi sekarang ini.

“Jika benar pemerintah mengandalkan sektor jasa untuk memajukan daerah ini, maka potensi wisata juga harus dipikirkan. Sektor ini bisa berkontribusi besar bagi pendapatan asli daerah (PAD). Hampir setiap momen liburan begini, ribuan warga Kotamobagu pergi ke daerah tetangga untuk berwisata. Harusnya pemerintah kreatif, dan melihat ini sebagai peluang,” sebut Erwin, warga Kotamobagu Timur. (tr2/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top