Berita Kotamobagu

Makam Bogani Ponuak, Situs Sejarah Bolaang Mongondow di Desa Tabang

Makam Bogani Ponuak, Situs Sejarah Bolaang Mongondow di Desa Tabang Berita Kotamobagu
Makam Bogani Ponuak di Desa Tabang baru selesai dipugar.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Makam Bogani Ponuak di Desa Tabang, Kecamatan Kotamobagu Selatan, telah dipugar oleh Pemerintah Desa setempat.

Bogani Ponuak menurut Kepala Desa Tabang, Fritz Junius Dilapanga, adalah panglima perang di masa kerajaan Bolaang Mongondow  dipimpin Raja Cornelius Manoppo, tahun 1823- 1829 masehi.

Junius mengungkapkan, Bogani Ponuak merupakan keturunan dari Raja Loloda Mokoagow. Bogani Ponuak dikenal sebagai panglima perang yang cerdas, kuat dan berwibawa.

“Bogani Ponuak juga mewarisi sifat arif dan bijaksana, berperawakan sedang dan berdada bidang,” kata Junius menjelaskan, Sabtu (22/12/2018).

Dari penuturan orang tua terdahulu, lanjut Junius, bagian tengah lidah Bogani Ponuak ini tampak terbelah. Bicaranya pun terdengar cadel. Namun tetap jelas gamblang dan tegas.

“Bogani Ponuak juga mewarisi ilmu pengobatan (Tabib). Ia dapat menyembuhkan dirinya serta prajuritnya yang luka-luka saat perang atau mengalami sakit,” katanya menceritakan sosok Bogani Ponuak ini.

Kepala desa yang juga mantan jurnalis ini menjelaskan alasan pemugaran makam tersebut.

Menurut dia, agar anak cucu kelak bisa tahu di desanya terdapat situs sejarah kerajaan Bolaang Mongondow. Yakni makam Bogani, yang juga leluhur masyarakat Mongondow.

“Perlu diketahui Bogani Ponuak ini dimakamkan bersama tempat tidurnya (Peraduan), baju kebesaran serta seluruh peralatan perangnya. Itulah kenapa situs sejarah ini harus tetap kita jaga bersama. Apalagi makam ini berada ditengah-tengah pemukiman penduduk. Pastinya akan menjadi tempat wisata bagi warga Kotamobagu bahkan dari luar daerah,” pungkasnya. (*/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top