Berita Kotamobagu

Masyarakat Kotamobagu Diminta Galakkan Gerakan Tanpa Makan Nasi

Masyarakat Kotamobagu Diminta Galakkan Gerakan Tanpa Makan Nasi Berita Kotamobagu
Ilustrasi. (google)
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Ketergantungan masyarakat Kotamobagu terhadap beras/nasi sebagai makanan pokok perlahan akan dikikis oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Gerakan Tanpa Makan Nasi (Gertansi) saat ini mulai disosialisasikan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kotamobagu. Masyarakat pun diimbau untuk menggalakkan gerakan ini.

Kepal Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nulisa Pudul, menjelaskan bahwa gerakan tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras.

“Melalui Gentanasi ini, masyarakat bisa menggantinya dengan mengonsumsi jenis umbi-umbian. Layaknya beras, jenis umbi-umbian ini berupa ubi kayu, ubi jalar dan sejenisnya, mengandung karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh,” ujar Nulisa, Rabu (18/9/2019).

Tak dapat dimungkiri, kata dia, sebagian besar masyarakat masih bergantung penuh pada komoditi beras untuk makanan pokok.

“Perlahan pasti bisa. Kita bisa menjadwalkan pada hari Senin dengan mengomsumsi  umbi-umbian dan pada hari seterusnya kita makan nasi seperti biasa. Lama-lama akan terbiasa,” katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat terutama ibu-ibu agar menanam tanaman berjenis umbi-umbian di pekarangan rumah, agar menu makanan yang dikonsumsi beragam demi kesehatan keluarga. (mg1/bto)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top