Berita Daerah

Mokodompit: Kajian Pemkot Soal Pasar Senggol Tidak Profesional

Mokodompit: Kajian Pemkot Soal Pasar Senggol Tidak Profesional Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Mokodompit: Kajian Pemkot Soal Pasar Senggol Tidak Profesional Berita Daerah Berita Kotamobagu

Hearing digelar DPRD Kotamobagu dengan masyarakat Gogagoman dan perwakilan Pemkot Kotamobagu.

KOTAMOBAGU– Tokoh masyarakat Gogagoman, Abdul Rivai Mokodompit, menyebut Pemkot Kotamobagu tak profesional melakukan kajian terkait pemindahan Pasar Senggol ke Poyowa Kecil. Dia menyebut alasan pemindahan untuk menghidupkan pasar Poyowa Kecil mengada ada dan menujukkan Pemkot gagal melakukan perencanaan.

“Alasan pemkot ingin merangsang atau menghidupkan pasar Poyowa Kecil dengan adanya Pasar Senggol. Ini membuktikan sejak awal perencanaan pembangunan pasar Poyowa Kecil itu tidak matang dan asal- asal, hingga akhirnya mengorbankan masyarakat Gogagoman,” kata Mokodompit di hadapan anggota DPRD Kotamobagu saat hearing, Selasa (13/6).

Pasar Senggol sudah sejak 28 tahun lalu berdiri dan dijadikan objek memcari rezeki oleh masyarakat Gogagoman. “Setiap tahun Pemkot selalu berupaya mengganjal masyarakat Gogagoman saat mendirikan Pasar Senggol. Ini ada apa? Kami harap DPRD keluarkan rekomendasi agar Pasar Senggol didirikan di Gogagoman,” ujarnya.

Hearing di DPRD dihadiri ratusan pedagang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kami Lima Indonesia (APKLI), Asisten II Gunawan Damopolii, Kepala Disperindagkop & UKM Herman Aray, Kepala Satpol PP Sahaya Mokoginta, serta utusan TNI dan Polri.

Hingga berita ini diturunkan, hearing masih terus berlangsung. (Mg/01)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top