.
PBB di Kotamobagu Naik, Sekda: Mengikuti NJOP  Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu menaikan tarif Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun ini. Ini menyusul naiknya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk tanah milik Masyarakat yang ada di Kotamobagu.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Adnan Massinae mengatakan bahwa kenaikan PBB tahun ini sudah sesuai mengikuti NJOP masing-masing. Di mana untuk transisi pengalihan PBB dari NJOP selama sembilan tahun terakhir tidak pernah dinaikkan.

Namun demikian, kata Adnan, kenaikan tarif PBB masih dibatas kewajaran. Bahkan ia sendiri biasanya membayar PBB hanya Rp100 ribu, saat ini naik menjadi Rp500 ribu.

“9 Tahun lalu itu saya membayar masih Rp100 ribu. Itu nilai tanahnya sendiri masih Rp50 juta-an. Tapi untuk sekarang harga tanah saya pernah ditawari hingga Rp1,3 miliar. Jadi wajarlah kenaikan PBB-nya,” ungkap Adnan kepada Kronik Totabuan, Selasa (7/5/2019).

Adnan juga mengatakan, sudah seharusnya setiap tahun perkembangan nilai tanah harganya berubah.

“Ketika tanah terletak di tempat yang biasa, setelah beberapa tahun kemudian tempat tersebut jalannya terbuka dan menjadi startegis otomatis NJOP-nya naik. Karena harga atau kelas tanah juga naik berkali lipat,” jelasnya.

Lebih lanjut Adnan menambahkan, jika berbicara masalah ekonomi, setiap centi meter tanah begitu dibukanya jalan pasti naik harganya 100 sampai 1.000 kali lipat.

“Itu tergantung juga ekonomi kabupaten atau kotanya. Seperti ring road yang rencana akan dibuka, harga tanahnya yang biasa cuma Rp3 juta-an bisa jadi ratusan juta.” pungkasnya. (sav)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top