.
Pembangunan Ring Road Masih Terkendala Lahan Berita Kotamobagu
Wakil Walikota Kotamobagu saat meninjau lahan yang akan dilewati pembangunan ring road di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus berupaya agar pembangunan jalan lingkar (ring road) bisa terealisasi dalam tempo yang tidak terlalu lama.

Kendala yang dihadapi saat ini kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu, Sande Dodo, tinggal pembebasan lahan.

“Tinggal kepastian lahan yang ditunggu Pemerintah Pusat. Kalau sudah siap, langsung jalan pembangunannya,” kata Sande, Kamis (17/1/2018), di kompleks kantor walikota.

Baca Juga: Telusuri Jalur Pembangunan Ring Road, Wawali Kotamobagu Jalan Kaki 7,8 Kilometer

Terkait dengan lahan, Sande mengungkapkan, ada warga yang secara sukarela menghibahkan tanahnya. Namun ada juga yang menuntut ganti rugi.

“Itu (ganti rugi) masalahnya. Kita tidak menganggarkan,” katanya.

Saat ini sudah dibentuk koordinator tim di empat kecamatan untuk berkomunikasi dengan masyarakat pemilik lahan yang akan dilewati ring road.

“Harapan kita masalah lahan segera tuntas, supaya pembangunannya bisa segera jalan,” pungkasnya.

Diketahui, dalam perencanannya, ring road yang akan dibangun di Kotamobagu sepanjang 34 kilometer dengan luas jalan 40 meter. Diperkirakan proyek pembangunannya akan memakan anggaran sebesar Rp800 miliar. (tr2/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top