.
Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri
Berita Daerah

Pemkot Uji Laboratorium Bra Berbahaya Ditemukan di Kotamobagu

Pemkot Uji Laboratorium Bra Berbahaya Ditemukan di Kotamobagu Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Pemkot Uji Laboratorium Bra Berbahaya Ditemukan di Kotamobagu Berita Daerah Berita Kotamobagu

Disdagkop-UKM melakukan pemeriksaan bahan berbahaya pada bra wanita di sejumlah toko pakaian

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (Disdagkop- UKM) mulai melakukan langkah pemeriksaan terhadap bra wanita yang diindikasi memiliki senyawa aktif mengandung silikon berbahaya penyebab kanker payudara.

Sejumlah bra yang ditemukan di toko Paris Kotamobagu menyusul beredarnya isu bra inport mengandung zat berbahaya, langsung dibawa ke balai laboratorium Manado.

“Tindaklanjut mengenai bra yang kami temukan diduga mengandung bahan berbahaya di toko paris, akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk dibawa ke balai laboratorim manado untuk mengetahui hasilnya,” ujar Kepala Disdagkop-UKM, Herman Aray, Rabu (28/2/18).

Aray menjelaskan, proses pemeriksaan tersebut dilakukan di Manado sebab keterbatasan peralatan di Kotamobagu.

“Besok akan kami bawa untuk diperiksa. Karena di Kotamobagu alatnya belum begitu lengkap, sehingga kami akan bawa ke Manado agar hasilnya bisa cepat kita dapat. Sebab, produk ini berasal dari negara lain, jadi harus benar-benar steril saat masuk di wilayah Indonesia khususnya Kotamobagu,” ujarnya.

Lanjutnya, saat pemeriksaan bra berbahaya tersebut, tim gabungan menemukan sebanyak lima buah bra yang terindikasi zat berbahaya.

“Yang ditemukan hanya di toko paris. Sementara di toko lainnya kami belum temukan. Jadi lima buah bra ini kami ambil sebagai sampel. Sedangkan bra lainnya kami minta pihak toko agar tidak memajang di gerai sampai ada keputusan dan hasil dari tes laboratorium,” pungkasnya.

Jika dari hasil tersebut positif mengansung zat berbahaya, pemkot kata Aray, akan melakukan tindakan pencegahan.

“Sanksinya, akan kami tarik semua bra yang ada karena membahayakan konsumen. Kami juga mengimbau agar pedagang maupun pengusaha pakaian agar teliti saat memajang pakaian yang akan dijual. Untuk masyarakat, harus berhati-hati, jika ditemukan segera lapor akan segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (rza)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top