Produksi Bawang Merah Kotamobagu Capai 90 Ton. Ini Enam Desa dan Kelurahan Penghasil!
Berita Kotamobagu

Produksi Bawang Merah Kotamobagu Capai 90 Ton. Ini Enam Desa dan Kelurahan Penghasil!

Produksi Bawang Merah Kotamobagu Capai 90 Ton. Ini Enam Desa dan Kelurahan Penghasil! Berita Kotamobagu
Bawang merah.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Kebutuhan bawang merah di pasar lokal ternyata sudah mampu dipenuhi oleh hasil petani Kotamobagu.

Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Dispertanak) Kotamobagu melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Ramjan Mokoginta, mengatakan bahwa dalam sekali panen petani di daerah ini menghasilkan 90 ton bawang merah.

“Kalau hanya untuk kebutuhan lokal, kita sudah surplus dengan hasil petani sendiri,” ungkap Mokoginta, Rabu (31/7/2019), di kantornya.

Dia mengungkapkan, ada enam desa dan kelurahan penghasil bawang merah terbesar di Kotamobagu.

Di antaranya, Desa Moyag Induk, Kobo Kecil, Sinindian, Gogagoman, Mogolaing, dan Molinow.

Dari enam lokasi tersebut, Kobo Kecil memiliki luas lahan terbesar serta jumlah produksi terbanyak. Dalam sekali panen mencapai 21 ton bawang merah.

Menurut Koordinator BPP Kecamatan Kotamobagu Timur, Fenty Karel, jumlah produksi bawang merah tidak berada di angka yang pasti.

“Artinya jumlah produksi ini mengikuti kondisi iklim. Untuk kondisi Kotamobagu, jika cuaca bagus biasanya per hektar itu maksimal 7 ton,” kata Fenty.

Selain kondisi cuaca, produk bawang merah juga ditentukan oleh hama dan ketersedian pupuk.

“Kalau petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk dan serangan hama kurang, jumlah produk bisa maksimal. Angka produksi kita di Kotamobagu ini tidak sama dengan yang ada di Makassar, dari kodisi iklim saja berbeda. Disini cuacanya lebih lembab,” tambahnya. (mg1/zha)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top