.
Berita Kotamobagu

Puluhan Lapak Pasar Senggol Belum Ditempati, Diduga Milik Calo

Puluhan Lapak Pasar Senggol Belum Ditempati, Diduga Milik Calo Berita Kotamobagu
Pasar Senggol di eks RS Datoe Binangkang Kotamobagu. (ist)
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) telah resmi membuka Pasar Senggol di eks Rumah Sakit Datoe Binangkang, Selasa (29/5/2019) kemarin.

Pantauan Kronik Totabuan, ratusan pedagang sudah mulai berjualan. Pengunjung juga makin banyak yang datang berbelanja di pasar tersebut.

Namun ada juga pemandangan lain. Puluhan lapak terlihat belum ditempati. Tak ada tanda-tanda lapak kosong tersebut segera dimanfaatkan.

Padahal saat pendaftaran pedagang, hanya beberapa hari 674 lapak yang disediakan sudah habis terjual ke para pedagang.  Hal itu berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

Informasi diperoleh dari sejumlah pedagang, lapak kosong itu milik calo yang masih menunggu pembeli. Biasnya lapak dari calo itu akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi dari harga yang diberikan Disdagkop sebesar Rp450 ribu.

“Lapak itu sudah dibayar oleh calo ke dinas. Mereka kemudian mencari lagi pedagang yang mau membayar dengan harga tinggi. Kisaran Rp1,5- 2 juta per lapak,” ujar sejumlah pedagang minta nama mereka tidak ditulis, Rabu (29/5/2019).

Kepala Disdagkop Kotamobagu Herman Aray saat dikonfirmasi mengakui lapak yang belum ditempati sudah terjual.

“Pedagang sudah melakukan pembayaran tapi mereka belum ada di lokasi. Mungkin masih dalam perjalanan,” ujarnya.

Terkait dugaan bahwa lapak-lapak tersebut milik calo, Herman berkilah.

“Semua yang membayar lapak adalah pedagang. Tapi informasi ini nanti kami selidiki. Yang jelas kami jual lapak ke pedaganghanya Ro450 ribu per lapak,” katanya. (sav)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top