Berita Ekonomi

Red Corner, Coffee Shop Favorit Generasi Milenial Kotamobagu

Red Corner, Coffee Shop Favorit Generasi Milenial Kotamobagu Berita Ekonomi Berita Hiburan Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Sebuah riset baru-baru ini menunjukkan bahwa generasi milenial paling banyak mengonsumsi kopi dibandingkan generasi di atasnya.

Nah, di Kotamobagu telah banyak berdiri coffee shop dengan sasaran pasarnya adalah generasi milenial.

Salah satunya adalah Red Corner yang terletak di Jalan Zakaria Imban, Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Bagi generasi milenial yang belum pernah ke sini, coffee shop milik Kurniawan Mokoginta atau populer dengan panggilan “Om Egi” ini recommended sekali.

Banyak varian kopi bisa diseruput dan dinikmati di sini. Mulai dari kopi lokal Kotamobagu, kopi dari berbagai daerah di Indonesia, hingga kopi dari sejumlah Negara.

Penataan tempat juga tak luput dari perhatian pemilik untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Di desain semenarik mungkin dan sudah pasti sangat instagrammable.

Kepada Kronik Totabuan Kurniawan Mokodompit mengaku sempat ragu coffee shop miliknya bisa diterima penikmat kopi terutama generasi milenial. Apalagi saat pertama kali membuka usahanya dua tahun lalu, modalnya pas-pasan.

“Namun setelah mengikuti pelatihan barista dari Manado hingga ke Jogjakarta, baru kepikiran untuk serius membuka usaha ini,” ungkapnya, Selasa (25/6/2019), di Red Corner.

Sebelum membuka coffee shop, dia dikenal sebagai pengusaha vape shop.

“Keuntungan dari vape shop dan tambah simpanan pribadi, saya bulatkan tekad buka usaha ini. Alhamdulillahseperti sekarang. Bisa dikatakan salah satu tempat favorit generasi milenial,” ucapnya.

Lanjut ayah dua anak ini, untuk harga kopi sendiri, ia mencoba menjangkau semua kalangan. Mulai dari menengah ke bawah hingga menengah ke atas. 

“Semua dirangkul. Mulai dari pelajar dan mahasiswa, dan berbagai komunitas bisa nongkrong tanpa harus merogoh uang banyak. Harganya sangat bersahabat. Kopi di sini dibanderol mulai dari Rp10 ribu, Rp20 ribu, dan seterusnya,” katanya.

Ia juga memiliki harapan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bisa memperhatikan pengusaha coffee shop. Caranya, dengan mengadakan pelatihan kepada seluruh barista kopi yang tersebar di Kotamobagu dengan menghadirkan barista-barista dalam negeri yang profesional. (len/zha)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top