.
Sande: Tambang Emas di Poyowa Tak Sesuai RTRW Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Aktivitas pertambangan emas pegunungan Desa Poyowa Besar I, Kecamatan Kotamobagu Selatan, akhir-akhir ini terus mendapat sorotan masyarakat.

Apalagi sudah sejak satu tahun terakhir ini belum ada tindakan apapun dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu soal pertambangan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotamobagu saat dimintai tanggapannya soal adanya pertambanga di wilayah Poyowa Besar I dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan di situ melanggar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Dalam Perda RTRW, di wilayah Kecamatan Kotamobagu Selatan hanya ada daerah perkebunan dan pertanian, serta pendidikan dan perumahan. Tidak ada pertambangan di sana,” kata Sande.

Sande menambahkan, yang dibolehkan di Kecamatan Kotamobagu Selatan hanya galian C untuk batu pecah.

“Tambang emas tidak ada di RTRW,” katanya.

Sementara itu Camat Kotamobagu Selatan Hamdan Mokoagow mengatakan bahwa sudah memberikan himbauan kepada kepala desa dan perangkat agar menghentikan aktivitas pertambangan di wilayah tersebut. (sav)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top