Manguni
Dpc Pdip Kotamobagu
Berita Kotamobagu

Sengketa Batas Desa Bungko dan Kopandakan I Disepakati Dengan Konsep Bakid

Sengketa Batas Desa Bungko dan Kopandakan I Disepakati Dengan Konsep Bakid Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com

Kotamobagu – Bagian Pemerintahan SETDA Kotamobagu, Senin (4/11/2019) kemarin menggelar kegiatan dengan konsep bakid untuk penyelesaian batas antara desa  Kopandakan I dan desa Bungko.

Hal ini guna menindak lanjuti kegiatan Delienasi batas secara Kartometrik yang telah menghasilkan batas Desa/Kelurahan se-Kota Kotamobagu pada bulan agustus lalu.

Kegiatan yang dilangsungkan di Gelanggang Olahraga Desa Kopandakan I itu di hadiri oleh Pemerintah Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kepala Desa, SEKDES, Kasie Pemerintahan, Ketua BPD dan lembaga adat dari kedua desa.

Kasubag Pemerintahan Fahrin Ambaru menerangkan bahwa  agenda ini merupakan  tindak lanjut dari tahapan penegasan batas desa.

“Pasca pelaksanaan delienasi atau penarikan garis batas diatas peta dasar, telah di identifikasi segmen batas desa yang masih di perselisihkan. Salah satunya batas desa bungko dan desa kopandakan. Sehingga dalap proses penyelesaiannya di lakukan dengan konsep Bakid”, Ujar Fahrin.

Fahrin menambahkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar dan telah menghasilkan berita  acara kesepakatan dengan  melampirkan peta garis batas dan titik koordinat yang di tanda tangani oleh kedua sangadi di masing-masing desa.

“Kegiatan ini mempunyai tujuan akhir intuk meminimalkan potensi konflik, mempertegas cakupan wilayah administrasi kewenangan, efisiensidan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, kejelasan luas wilayah, administrasi kependudukan, kejelasan administrsi pertahanan, kejelasan perijinan, pengelolaan SDA dan menghindari overlapping pengaturan tata ruang”, tambahnya.

Ketua BPD desa Bungko, Kautsar Muri Gonibala juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ada sejumlah warga yang tercatat sebagai warga desa Kopandakan I namun membayar SPPT di desa Bungko. Maka dengan hasil dari pertemuan ini diharapkan bisa lebih mempermudah pihaknya dalam pengurusan administrasi di masing-masing desa.

Kegiatan Bakid sendiri adalah salah satu budaya di tanah bolaang mongondow yang mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan. (bto)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top