Berita Daerah

Tatong Berharap Siswa Kurang Mampu Terus Bersekolah

Tatong Berharap Siswa Kurang Mampu Terus Bersekolah Berita Daerah Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Tatong Berharap Siswa Kurang Mampu Terus Bersekolah Berita Daerah Berita Kotamobagu

Walikota didampingi Pincab BNI 46 dan Kepala BPKD Rio Lombone foto bersama peserta anak asuh.

KOTAMOBAGU– Senin (4/9) kemarin, Walikota Kotamobagu Tatong Bara menyalurkan bantuan program beasiswa anak asuh kepada 2.765 pelajar mulai dari tingkat SD hingga mahasiswa yang berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu. Total bantuan disalurkan sekira Rp4 miliar.

Rasa bangga dan bahagia tak bisa disembunyikan walikota tak kala menyaksikan peserta anak asuh dan orang tua tersenyum menerima bantuan dari Pemkot Kotamobagu tersebut. Hal itu bahkan kembali diungkapkan walikota kepada Kronik Totabuan, Selasa (5/9), melalui pesan Whatsapp.

“Saya senang, sebagai pemerintah kita bisa menelorkan program yang langsung memenuhi kebutuhan dasar anak-anak melalui beasiswa anak asuh. Kebahagiaan bagi saya juga, karena anak-anak yang semuanya dari latar belakang keluarga kurang mampu ini tersenyum bahagia saat menerima bantuan. Itu luar biasa sekali bagi saya,” ungkap Tatong.

Tatong berkomitmen selama dirinya masih memimpin daerah ini, kebutuhan dasar anak-anak di Kotamobagu terutama di bidang pendidikan dan kesehatan akan menjadi prioritasnya. Dia menargetkan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan karena persolan pembiayaan atau kesulitan membeli perlengkapan sekolah.

“Mulai saat ini semua siswa atau anak dari keluarga kurang mampu jangan takut untuk sekolah. Saya ingin mereka terus menumbuhkan cita-cita dan bersekolah. Biaya pendidikan sudah gratis, perlengakapan sekolah disediakan pemerintah, dan untuk mahasiswa ada juga beasiswa lain. Selama saya memimpin, akan ada terus program dan inovasi untuk memudahkan akses pendidikan hingga jenjang lebih tinggi,” katanya.

Sementara itu, Lasdi Manoppo, siswa SMK Cokroaminoto Kotamobagu yang masuk sebagai peserta anak asuh mengatakan, kini harapannya untuk bisa kuliah saat lulus dari bangku SMK nanti terbuka lebar. Program anak asuh diyakininya akan membantu mewujudkan harapan itu.

“Ayah saya sudah tiada. Setiap hari libur saya ke kebun. Hasil kebun itu buat beli keperluan dan biaya sekolah. Ibu saya jualan kue. Dengan kondisi keluarga saat ini, memang rasanya agak sulit untuk saya berkuliah saat lulus nanti. Tapi setelah ada program anak asuh dari Ibu Walikota, saya berkeyakinan cita-cita untuk kuliah nanti bukanlah mustahil,”ucap siswa kelas XI ini.

Bantuan yang diserahkan walikota kemarin, kata Lasdi, telah meringankan bebannya dan juga orang tuanya.

“Apalagi bantuan ini akan ada terus hingga kuliah nanti.  Saya senang dan bahagia, bantuan ini sangat bermanfaat. Saya berharap ibu walikota terus memberikan bantuan seperti ini, karena saya ingin jadi mahasiswa bisa membanggakan ibu saya,” ujarnya. (rab)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top