Walikota Buka Kegiatan BI Berita Daerah Berita Ekonomi Berita Kotamobagu
Kroniktotabuan.com
Walikota Buka Kegiatan BI Berita Daerah Berita Ekonomi Berita Kotamobagu

Walikota Tatong Bara membuka resmi kegiatan penukaran uang oleh BI di Lapangan Kotamobagu,

KOTAMOBAGU– Untuk memenuhi kebutuhan uang baru saat lebaran, seluruh bank yang ada di Kotamobagu di bawah koordinasi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Manado, membuka layanan penukaran uang di Lapangan Kotamobagu. Penukaran mulai dibuka Senin (19/6), dihadiri dan dibuka langsung Walikota Kotamobagu Tatong Bara.

“Saya berharap masyarakat Kotamobagu memanfaatkan kegiatan ini, menukarkan uang jelang lebaran. Tahun sebelumnya antusias masyarakat tinggi. Tahun ini juga pasti sama, karena secara positif ekonomi masyarakat Kotamobagu terus tumbuh,” kata Tatong saat membuka kegiatan penukaran uang.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 21 Juni. Warga yang ingin menukarkan uang pecahan berapapun, bisa datang. Loket dibuka mulai pukul 09.00- 12.00 Wita.

Menurut Kepala Perwakilan BI Sulawesi Utara Soekowardojo, total uang baru yang disediakan sebesar Rp3 miliar. Jika persediaan uang baru tersebut sudah habis di loket saat 21 Juni nanti, warga yang masih ingin menukarkan uang bisa melakukannya di semua kantor bank yang ada di kota ini sebelum lebaran.

“Setiap hari yang kami sediakan di loket ini sekira Rp1 miliar. Dengan ketentuan per orang hanya bisa menukar maksimal Rp4 juta. Tidak boleh lebih, supaya semua dapat kebagian uang baru untuk lebaran ini,” katanya.

Bagi masyarakat yang ingin menukar uangnya, bisa membawa uang pecahan Rp500 dan Rp1.000 Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000. Uang yang sudah kusut atau pernah robek dan disambung lagi, bisa ditukar dengan uang baru. Termasuk juga uang logam dapat ditukar di loket.

“Semua bisa ditukar. Termasuk uang yang sudah jarang didapat atau tidak berlaku lagi, bisa ditukar,” ujarnya.

Dia  mengimbau kepada masyarakat untuk menukarkan uang pecahan baru di loket resmi dan menghindari jasa calo yang bisa merugikan. Disarankan agar datang langsung ke loket, dan tidak ada potongan dalam penukaran. “Kita tukar sesuai besaran uang dari orang yang menukar,” tandasnya.

Antusias masyarakat Kotamobagu untuk melakukan penukaran uang cukup tinggi. Bisa dilihat dari proses acara pembukaan loket, masyarakat sudah antri dan memadati loket . Layanan penukaran uang baru di loket dan tempat terbuka seperti sekarang baru kali kerua dilakukan di Kotamobagu.

“Cukup membantu loket penukaran ini. Tidak perlu lagi antri lama- lama di bank. Saya tadi menukar Rp2 juta dengan pecahan Rp20 ribu untuk dibagi ke anak- anak saatblebaran nanti,” kata Murianto, salah satu warga. (rab)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top