Berita Hukum

Soal Kasus Yasti, DPR RI: Polisi Jangan Diperalat Pengusaha Nakal

Soal Kasus Yasti, DPR RI: Polisi Jangan Diperalat Pengusaha Nakal Berita Hukum Berita Nasional
Kroniktotabuan.com
Soal Kasus Yasti, DPR RI: Polisi Jangan Diperalat Pengusaha Nakal Berita Hukum Berita Nasional

Mochamad Hekal

JAKARTA– Penetapan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sebagai tersangka pengrusakan fasilitas PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) oleh Polda Sulut, mendapat respon sejumlah anggota DPR RI.

Politisi Partai Gerindra Mochamad Hekal mengingatkan aparat kepolisian bertindak profesional dalam kasus dugaan pengrusakan pabrik semen asing tersebut.

“Saya gak tahu sudut pandang polisi (menetapkan bupati Bolmong sebagai tersangka). Dan kejadian sebenarnya bagaimana. Jangan sampai mereka (polisi) diperalat pengusaha nakal,” tandas Hekal dikutip dari teropongsenayan.com Kamis (27/7).

Namun dia meyakini apa dilakukan Bupati Bolmong tersebut sudah sesuai aturan.

“Kalau saya baca berita-berita lainnya kayaknya pembongkaran paksa (bukan pengrusakan) karena gak punya izin-izin. Ya kalau itu ceritanya, benar tindakan bupati. Memerintahkan bongkar paksa,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

“Tapi kita minta polisi profesional tegakkan hukum. Jangan diperalat pengusaha nakal,” pungkasnya.

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra lainnya, Sodik Mudjahid meminta pihak kepolisian adil dalam mengusut perkara ini.

“Saya harap polisi menanganinya dengan sangat cermat, adil tapi tetap dengan semangat nasionalisme yang tinggi,” kata Sodik.

Yasti yang merupakan mantan anggota DPR RI, kata Sodik, pasti mengetahui betul kinerjanya yang harus teliti dan penuh kehatian-hatian.

“Bupati ini mantan ketua Komisi V DPR jadi dia sangat faham soal regulasi, soal investasi, soal infrasrtuktur. Pasti dia mempertimbangan dengan matang,” kata Sodik. (trs/rab)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top