Berita Olahraga

Cerita Sir Alex Ferguson Tolak James Rodriguez: Terlalu Kurus dan Lambat

Cerita Sir Alex Ferguson Tolak James Rodriguez: Terlalu Kurus dan Lambat Berita Olahraga
Kroniktotabuan.com

JAKARTA – James Rodriguez tampil apik pada awal musim 2020/2021 di Premier League. Padahal, di masa lalu, James Rodriguez sempat ditolak manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson.

James Rodriguez menjadi milik Everton pada awal musim ini. The Toffes mencapai kesempatan dengan Real Madrid, yang tidak diumumkan secara resmi, dan mengontrak James Rodriguez hingga 2022.

Pemain 29 tahun menjadi pemain yang sangat penting di Everton. Dari empat laga awal Premier League, James Rodriguez mampu mencetak tiga gol dan dua assist. Everton pun selalu meraih kemenangan.

Performa James Rodriguez berbalik dari musim terakhirnya bersama Real Madrid. Pemain asal Kolombia berada di titik terendah. Sebab, dia beberapa kali tidak masuk dalam skuad, walau tidak sedang cedera.

James Rodriguez sejatinya punya kans untuk bermain di Premier League lebih cepat. Sebab, pada saat usianya masih sangat muda, 14 tahun, Manchester United sudah mengukutinya secara intensif. Hal yang sama juga dilakukan klub papan atas Eropa lain.

Marcelo Teixeira, pemandu bakat Manchester United pada 2008 hingga 2011, menuturkan bahwa peluang James pindah ke United sangat terbuka. Hanya saja, Sir Alex menilai James bakal kesulitan jika pindah ke Inggris.

“Pemandu bakat Manchester United di Argentina, Jose Mayorga, adalah penggemar berat James Rodriguez,” buka Teixeira kepada The Telegraph.

“Mayorga selalu memasukkan nama James dalam laporannya ke United, tetapi evaluasi dari klub adalah bahwa gaya bermainnya tidak akan cocok dengan Premier League,” sambung Teixeira.

Ferguson kala itu merasa James Rodriguez bakal sulit beradaptasi dengan sepak bola Inggris yang cepat dan keras. Sedangkan, James dirasa terlalu kurus dan tidak punya kecepatan yang bisa diandalkan.

Baca Juga :  Indra Sjafri Pulangkan Putra Sinindian dan Empat Pemain Lain dari Timnas U-22

“Pada dasarnya, analisis mereka adalah bahwa dia tidak memiliki kecepatan yang dibutuhkan untuk berkembang dan beradaptasi dengan intensitas permainan di Inggris,” kata Teixeira

“Kepala pemandu bakat United [Jim Lawlor] menganggap nama lain seperti Maylson dan Douglas Costa lebih menjanjikan daripada James,” katanya.

James memulai karir di Envigado. Setelah itu, dia pindah ke Banfield sebelum bergabung dengan Porto pada 2010. Tiga musim bermain di Portugal, James pindah ke Monaco pada 2013. Musim berikutnya, Real Madrid membeli James usai tampil bagus di Piala Dunia 2014.(*)

bola.net

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top