Berita Olahraga

Derby Manchester, Pekan Panas di Old Trafford

Derby Manchester, Pekan Panas di Old Trafford Berita Olahraga
Kroniktotabuan.com
Derby Manchester, Pekan Panas di Old Trafford Berita Olahraga

Jose Mourinho dan Pep Guardiola

KRONIK TOTABUAN– Duel panas Liga Primer Inggris 2017/2018 bertajuk “Derby Manchester” akan digelar pada pekan ke-16. Pada laga yang akan digelar Minggu (10/12), Manchester United akan menjamu Manchester City di Stadion Old Trafford. Laga ini menjadi laga akbar jelang pengujung 2017 karena keduanya merupakan kesebelasan yang menempati peringkat dua teratas Liga Primer.

Manchester City akan datang dengan catatan belum pernah kalah di sepanjang Liga Primer Inggris musim ini. Maka bagi United, ini akan menjadi tantangan, apakah bisa menghentikan catatan tersebut atau tidak. Terlebih jika City mengalahkan United, skuat berjuluk The Citizens tersebut akan membuat rekor baru dalam sejarah Liga Primer dengan 14 kemenangan beruntun.

Manchester United punya pengalaman bagus soal menghentikan rekor impresif tim lawan. Bahkan United-lah yang menghentikan rekor tak terkalahkan Arsenal dengan 49 pertandingannya. Ketika itu, gol Ruud van Nistelrooy dan Wayne Rooney yang sedang berulang tahun ke-19 membuat Arsenal urung mengenakan kaus bertuliskan 50 match yang menunjukkan bahwa mereka tak terkalahkan dalam 50 pertandingan.

Tak hanya itu, United juga pernah menghentikan catatan impresif Chelsea pada 2005. Ketika itu, Chelsea dilatih oleh manajer United saat ini, Jose Mourinho. Mou berhasil membuat Chelsea tak terkalahkan dalam 40 pertandingan Liga Primer. Hanya saja manajer United saat itu, Sir Alex Ferguson, berhasil menghentikan laju Chelsea lewat gol tunggal Darren Fletcher. Hebatnya, menghentikan rentetan tak terkalahkan Chelsea ini terjadi satu musim setelah United menghentikan Arsenal dengan 49 laganya.

Maka mengalahkan City pada Derby Manchester akhir pekan nanti akan menambah catatan United sebagai perusak catatan impresif kesebelasan rival. Tapi lebih dari itu, kemenangan melawan City sebenarnya memang benar-benar dibutuhkan, khususnya melihat tabel klasemen sementara.

Meski City dan United berada di peringkat satu dan dua, selisih di antara keduanya cukup jauh; 8 poin. Jika City menang, selain membuat rekor baru, City bisa menjauhi United dengan 11 poin. Sementara musim 2017/2018 sudah hampir memasuki tengah musim.

Selisih lima poin, jika United berhasil kalahkan City, merupakan jarak yang cukup ideal untuk mengejar, karena setelahnya United baru akan menghadapi lawan kuat lagi pada akhir Januari dengan menghadapi Tottenham Hotspur. Sementara City akan bertemu dengan Tottenham pada 19 Desember mendatang dan akan kembali bertemu dengan Liverpool sebelum United melawan Spurs.

Absennya sejumlah pemain kunci United memang akan menjadi penghambat United mengalahkan City. Tapi bisa dibilang, United saat ini menjadi kesebelasan yang paling mampu mengalahkan City.

Selain berada di peringkat kedua, setidaknya United punya catatan kebobolan paling sedikit di Liga Primer. United juga jadi kesebelasan dengan gol terbanyak kedua (35 gol) setelah City (46 gol). United juga sedang dalam form baik dengan menang empat kali beruntung (termasuk mengalahkan Arsenal). Belum lagi pendekatan strategi Jose Mourinho yang bisa mengacaukan strategi lawan demi meraih poin penuh.

Jika berhasil menang, United akan menjadikan contoh dan motivasi bagi kesebelasan lain yang akan menghadapi City, bahwa City pun bisa dikalahkan. Karena saat ini, lawan-lawan City mulai tampil lebih defensif dan menjadikan hasil imbang menjadi hasil paling realistis.

Tapi jika United pun tak bisa mengalahkan City, City akan semakin tak terhenti; yang artinya semakin menjauh di tabel klasemen dan bisa saja semakin tak terkejar, termasuk oleh United yang sepanjang musim ini terus menguntit City. (pdf/rab)

Sumber: pandit football.com

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top