Menu

Mode Gelap

Berita Hukum

Penahanan Diperpanjang KPK, ADM Berharap Segera Dilimpahkan


6 Des 2017 02:37 WITA


 ADM memberi senyum kepada awak media saat tiba di kantor KPK,. (F: detik.com) Perbesar

ADM memberi senyum kepada awak media saat tiba di kantor KPK,. (F: detik.com)

ADM memberi senyum kepada awak media saat tiba di kantor KPK,. (F: detik.com)

JAKARTA– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahananan Aditya Anugrah Moha (AAM) atau ADM, tersangka penyuap Hakim PT Manado Sudiwardono.

Diperpanjangnya masa penahanan tersebut diungkapkan sendiri oleh ADM kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan lanjutan selama kurang lebih dua jam lamanya di gedung KPK, Senin (4/12/2017) lalu.

”Perpanjangan penahanan selama 30 hari,” kata Aditya dilansir dari jawapos.com di gedung KPK.

ADM berharap perpanjangan ini yang terakhir dan kasusnya segera dilimpahkan KPK ke pengadilan untuk disidangkan. “Insya Allah dilimpahkan dalam waktu dekat,” sambungnya sambil masuk mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan KPK.

Selain memeriksa Aditya, hari itu penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Hakim Tinggi PT Surabaya atas nama Mulyani.

Mulyani akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang melilit Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara (nonaktif), Sudiwardono (SDW).

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AAM (Aditya Anugrah Moha anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar),” terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Selain mengagendakan pemeriksaan terhadap Mulyani, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sudiwardono. Sudiwardono akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait kasus yang tengah melilitnya.

Untuk diketahui, terkait kasus ini, sebelumnya penyidik KPK menetapkan dua tersangka. Mereka antara lain anggota Komisi XI Fraksi Golkar Aditya Anugrah Moha dan Hakim Pengadilan Tinggi Manodo Sudiwardono. KPK menetapkan Aditya selaku pemberi suap dan Sudiwardono selaku penerima suap.

Pemberian suap diduga untuk memengaruhi putusan banding atas kasus dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Bolaang Mongondow yang melibatkan Marlina Moha Siahaan (MMS) sebagai ibu kandung ADM. (jwp/vdm)

Sumber: jawapos.com

Komentari
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waduh! Komplotan Debt Collector NSS Tarik Paksa Motor Warga Kotobangon

14 Juni 2024 - 07:12 WITA

Edarkan 50 Paket Narkoba Jenis Sabu, EA Ditangkap Satres Narkoba Polres Muba

31 Mei 2024 - 19:04 WITA

Tak Hanya Disawer! Ternyata Biduan Nayunda Juga Dititipkan Jadi Tenaga Honorer ole Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo

24 Mei 2024 - 09:17 WITA

Edarkan Obat Keras Jenis Tryhex, FT Diamankan Tim Reserse Narkoba Polresta Manado

24 Mei 2024 - 09:06 WITA

Pelaku Penganiayaan di Kelurahan Karondoran Berhasil Diamankan Tim Polres Bitung

12 Mei 2024 - 15:32 WITA

2 Pelaku Penganiayaan dengan Sajam Berhasil Ditangkap Tim Resmob Polsek Aertembaga

12 Mei 2024 - 15:30 WITA

Trending di Berita Hukum