Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Penjual Buah di Kotamobagu Tetap Raup Untung di Tengah Pandemi, Tetap Taat Protokol Kesehatan


26 Mei 2021 16:21 WITA


 Penjual Buah di Kotamobagu Tetap Raup Untung di Tengah Pandemi, Tetap Taat Protokol Kesehatan Perbesar

KRONIK TOTABUAN– Pola hidup bersih dan sehat selalu dianjurkan untuk menjaga imun tubuh agar terhindar dari Covid-19. Rajin mengkonsumsi buah salah satu disarankan agar kebutuhan vitamin untuk tubuh terjaga.

Di Kota Kotamobagu, banyak warga bahkan meyakini mengkonsumsi buah secara rutin bisa menangkal virus berbahaya itu.

Karena dengan mengkonsumsi buah, daya tahan atau imun tubuh akan tetap terjaga.

Pengakuan Linda Kobandaha, warga Kotamobagu Selatan, dirinya setiap pekan membeli berbagai macam buah segar untuk konsumsi rutin keluarganya.

“Sejak ada pandemi, stok buah di rumah tidak pernah habis. Kulkas selalu terisi,”  ungkap Linda, Rabu (26/5/2021).

Baca Juga: Tatong Akan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II Pekan Ini

Anita Paputungan, ibu rumah tangga asal Desa Tanoyan, juga mengakui menjadi rajin mengkonsumsi buah sejak ada pandemi Covid-19.

“Jus olahan dari buah segar, tiap pagi saya konsumsi,” ucapnya.

Meningkatnya minat masyarakat mengonsumsi buah, menjadi berkah bagi pedagang buah selama pandemi ini. Omzet mereka tetap seperti biasa sebelum pandemi melanda.

Ahmad Hasan, penjual buah di sekitar Lapangan Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, mengakui itu.

Baca Juga: Meski Pandemi Investasi di Kotamobagu Alami Peningkatan

“Per bulan bisa Rp10-15 juta keuntungan,” kata Hasan.

Menurutnya, buah lokal paling diminati masyarakat Kotamobagu.

“Mangga, rambutan dan jeruk. Tapi saya menjual semua jenis buah di sini. Adakala pasokan buah dari luar daerah seperti salak dan rambutan masuk, itu juga banyak dibeli masyarakat,” katanya.

Ada juga apel, anggur, semangka, melon, buah naga, buah pir, sankis, jeruk mandarin dan alpukat yang dijualnya.

Baca Juga: Bacakan Sejarah Terbentuknya Kota Kotamobagu, Mekal Ungkap Harapannya

Buah yang ada ia jual per kilogram dan ada juga dijual satuan. Ia mengakui jika penerapan protokol kesehatan yang ketat juga menjadi faktor jualannya lancar.

“Pembeli wajib memakai masker dan mencuci tangan, apalagi tangan menyentuh buah-buahan,” ujarnya.

Dia ikut menyampaikan harapannya supaya pandemi Covid-19 segera berakhir. “Supaya anak-anak sudah bisa masuk sekolah, aktivitas masyarakat normal lagi tanpa takut ada virus,” pungkasnya. (bto)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 250 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polsek Batang Hari Leko Gelar Sunatan Massal hingga Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke-78

21 Juni 2024 - 20:17 WITA

Tindak Lanjuti Pengajuan Proposal Rehabilitasi Gelora Ambang, Pj. Walikota Kunjungi Kemenpora

21 Juni 2024 - 18:23 WITA

Asisten 1 Setda Kotamobagu Terima Kunker Kanwil Kemenkumham Sulut

20 Juni 2024 - 20:16 WITA

Pj. Walikota Lakukan Kunker ke RSI Jakarta, Ini yang Dibahas

20 Juni 2024 - 20:08 WITA

Lestarikan Tradisi Bekarang, Pemkab Muba Akan Gelar Festival Embung Senja

20 Juni 2024 - 17:09 WITA

Meiddy- Haris Menguat Diusung PDIP di Kotamobagu, Ini Penegasan DPP

20 Juni 2024 - 06:11 WITA

Trending di Berita Daerah