.
Iklan Panitia Pengawas Pemilihan Umum kota Kotamobagu
Berita Politik

14 Tahun Mengabdi, KPU Sulut: Terima Kasih Nayodo

14 Tahun Mengabdi, KPU Sulut: Terima Kasih Nayodo Berita Politik
Kroniktotabuan.com
14 Tahun Mengabdi, KPU Sulut: Terima Kasih Nayodo Berita Politik

Nayodo Koerniawan menyerahkan surat pengunduran diri kepada komisioner KPU Sulut. (F: Jun)

KOTAMOBAGU– Pada 17 September lalu Nayodo Koerniawan mengambil langkah berani dengan menyatakan mundur dari ketua sekaligus keanggotaan di KPU Kotamobagu. Keputusan itu diambilnya karena akan fokus mempersiapkan diri menjadi salah satu kandidat bakal calon wakil walikota pada Pilwako Kotamobagu 2018 mendatang.

Menyatakan mundur saat rapat pleno KPU Kotamobagu, Nayodo kemudian mempertegas sikapnya dengan memasukan surat pengunduran diri ke KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu (20/9) kemarin.

Komisioner KPU Sulut Vivi George yang menerima langsung surat Nayodo mengatakan, tahapan Pilwako Kotamobagu sudah mulai jalan sehingga KPU Sulut akan langsung menindaklanjutinya dengan menggelar pleno pemberhentian dan penggantian Nayodo.

“Senin 25 September kami akan gelar pleno. Harus secepatnya agar tidak mengganggu tahapan,” tegas Vivi.

Vivi mengaku terkejut dengan mundurnya Nayodo. Namun dia meyakini langkah ini sudah dipikirkan matang-matang oleh Nayodo.

“14 tahun mengadi sebagai penyelenggara pemilu tentu bukanlah waktu yang singkat untuk Pak Nayodo. Kami KPU Sulut mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasinya selama di KPU. Apalagi semasa memimpin KPU Kotamobagu banyak prestasi ditorehkan termasuk menjadi KPU paling berintegritas di Pemilu 2014 lalu,” ungkap Vivi.

Sementara itu, Plh Ketua KPU Kotamobagu Nova Tamon mengatakan, meski ditinggal Nayodo, kegiatan di KPU Kotamobagu tetap berjalan normal.

“Suasana jadi lain dan baru karena sudah tidak ada Pak Nayodo. Tapi kami langsung menyesuaikan dan sekarang sudah mulai berjalan normal,” ujar wanita yang sudah 9 tahun ini menjadi komisioner KPU Kotamobagu.

Terpisah, Nayodo Koerniawan saat dihubungi Kronik Totabuan mengaku sudah fokus turun di tengah masyarakat, termasuk melakukan komunikasi politik dengan petinggi partai politik.

“Saya sudah tidak memikirkan lagi KPU. Proses pemberhentian dan penggantian sudah jalan. Sekarang ini fokus saya adalah berkomunikasi dengan masyarakat dan elit partai untuk kelancaran proses pencalonan,” kata Nayodo.

Disinggu partai mana yang intens berkomunikasi dengannya, Nayodo masih menyimpan rapat informasi itu. “Tunggu saja, nanti akan kita tahu bersama,” katanya. (fah/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top