Berita Politik

Datang ke Kantor Panwaslu, Suharjo Diprotes Warga Soal KTP

Datang ke Kantor Panwaslu, Suharjo Diprotes Warga Soal KTP Berita Politik
Kroniktotabuan.com
Datang ke Kantor Panwaslu, Suharjo Diprotes Warga Soal KTP Berita Politik

Suharjo Makalalag saat berada di kantor Panwaslu Kotamobagu.

KOTAMOBAGU– Calon Wakil Walikota dari jalur perseorangan, Suharjo Makalalag, mendatangi kantor Panwaslu Kotamobagu, Minggu (24/12/2017) sekira pukul 20.30 WITA.

Suharjo datang bersama beberapa kolega dan pendukung turun dari mobil Toyota Avansa berwarna putih dan langsung menemui ketua Panwaslu Musly Mokoginta.

Suharjo menggunakan kemeja biru dongker, celana jeans, sandal gunung dan sebuah tas.

Suharjo datang membawa seorang perempuan warga Kelurahan Molinow untuk melaporkan oknum yang diduga sengaja meminta dukungan mereka terhadap pasangan JaDi-Jo ditarik kembali.

“Siang tadi ada warga setempat ke rumah saya dan menanyakan apakah saya mendukung pasangan Jadi-Jo. kemudian orang itu mengatakan agar saya menarik dukungan itu,” kata Ibu yang tidak ingin namanya ditulis tersebut.

“Tidak bisa seperti itu dong. Kok bisa memaksa pendukung untuk menarik dukungan,” timpal Suharjo.

Di kantor Panwaslu, Suharjo berpapasan dengan seorang warga yang hendak melaporkan dugaan pencatutan nama keluarganya dalam syarat dukungan JaDi- Jo.  Adu argumen sempat terjadi.

“Nah, sekarang calon wakil ada di sini. Saya mau katakan, Pak suharjo tolong bilang sama tim suksesnya jangan sembarangan catut nama orang tanpa sepengetahuan kami. Kok bisa nama ayah saya tercatat pada daftar dukungan dan baru kami tahu saat PPS datang untuk faktual, sementara KTP tidak pernah diberikan ke siapapun,” kata Yeyen Sugeha Warga Kelurahan Genggulang, sembari memperlihatkan bukti video ke Suharjo.

Adu argumen tak berlangsung lama katena Suharjo dan koleganya langsung meninggalkan kantor Panwaslu.

Sementara itu Ketua Panwaslu Kotamobagu, Musly Mokoginta mengatakan, laporan seorang perempuan yang dibawa oleh Suharjo tak bisa diproses lanjut.

“Pelapor tidak bisa memperlihatkan bukti sebagaimana yabg dia laporkan,” ujar Musly.

Musly juga meminta kepada warga yang datang ke kantornya agar menjaga keamanan bersama.

“Jangan membuat kegaduhan di kantor Panwaslu. Kalau sudah berlebihan, tentu kami akan minta polisi untuk mengamankan oknum-oknum yang bikin keributan di dalam maupun halaman kantor Panwaslu,” tegasnya. (rza)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top