.
Iklan Panitia Pengawas Pemilihan Umum kota Kotamobagu
Berita Politik

DPD PKS Bolmong Pendaftar Pertama di KPU

DPD PKS Bolmong Pendaftar Pertama di KPU Berita Politik
Ketua DPD PKS Bolmong menyerahkan dokumen kepada Ketua KPU.
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) resmi mengajukan daftar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2019-2024 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Lolak, Selasa (17/7/2018) pukul 08.00 Wita.

Dipimpin langsung Ketua DPD Moh Syahrudin Mokoagow, didampingi Sekertaris Sulasno, sejumlah pengurus dan calon anggota legislatif seperti Bob Mokodompit dan Saidin Mokoginta.

Berkas administrasi yang diserahkan yakni model B DPRD Kabupaten, model B1 DPRD Kabupaten, model B2 Kabupaten, model B3 Kabupaten dan salinan keputusan pimpinan partai politik tingkat provinsi untuk kepengurusan partai politik tingkat kabupaten.

“Terkait urusan teknis, meski sistem informasi pencalonan atau Silon ini hal baru, PKS tidak ada kendala dan sudah menyerahkan berkas pengajuan calon legislatif ke KPU,” kata Syahrudin.

Dia menambahkan, pendaftaran dilakukan pukul 08.00 Wita karena menyesuaikan dengan nomor urut partai.

“Waktu pendaftaran kita pukul 08.00 Wita karena disesuaikan dengan nomor urut partai. Setelah diserahkan berkas pengajuan calon, kami menunggu hasil verifikasi KPau,” jelasnya.

Sedangkan untuk target kursi di DPRD Bolmong, PKS optimis akan mendapatkan 6 kursi dari 4 daerah pemilihan.

“Kami hanya mengajukan calon dari 4 dapil. Yakni dari dapil 1, 2, 3 dan 6. Untuk dapil 4 dan 6 kami tidak mengajukan calon. Target kita di 4 dapil ini, minimal 1 dapil 1 kursi. Tapi kami optimis bisa mencapai 6 kursi di DPRD,” ungkap Syahrudin.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah, Fahmi Ghazali Gobel mengatakan, berkas yang diajukan PKS telah diterima.

“Status dokumen yang diserahkan PKS kepada kami, diterima. Tahapan selanjutnya akan dilakukan verifikasi berkas. Kami akan teliti kembali keabsahan apabila ada dokumen yang diragukan. Dan ini berlaku untuk semua berkas yang diajukan parpol di KPU,” tandas Fahmi. (ahr)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top