Berita Politik

Enam Fraksi di DPRD Kotamobagu Bakal Tolak PKS dan PPP

Enam Fraksi di DPRD Kotamobagu Bakal Tolak PKS dan PPP Berita Politik
Kadir Rumoroy dan Suryadi Baso
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Enam fraksi sudah terbentuk di DPRD Kotamobagu jelang pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Masing-masing Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, dan Fraksi Demokrat.

Satu fraksi gabungan yang diprediksi akan terbentuk tampaknya gagal. PKS, PPP, Gerindra, dan PAN yang hanya peroleh masing-masing satu kursi rupanya mengalami kegagalan dalam berkomunikasi.

PAN dan Gerindra sudah bergabung dengan Fraksi PDI Perjuangan.

Dua tersisa yakni PKS dan PPP, sampai saat ini belum diketahui akan bergabung dengan fraksi mana.

Namun informasi diperoleh, enam fraksi yang sudah terbentuk, tak akan mau lagi menerima dua partai tersebut.

“Alasannya baik PKS dan PPP sudah dianggap tidak konsisten dengan komitmen yang dibangun sejak. Dimana PKS awalnya sudah berkomitmen dengan Fraksi Hanura, belakangan ingkar dan hendak membentuk fraksi gabungan.”

“Begitu pula dengan PPP yang mulanya sudah berkomitmen dengan Fraksi Nasdem dan PKB, juga sempat berupaya membentuk fraksi gabungan,” ujar sumber resmi di kantor DPRD Kotamobagu, Kamis (19/9/2019).

Jika benar terjadi PKS dan PPP tidak mendapat fraksi untuk mereka berlabuh, maka dua anggota DPRD yakni Abas Limbalo (PKS) dan Suryadi Baso (PPP) hanya akan menjadi anggota biasa di gedung Paloko Kinalang.

“Keduanya tidak akan terdistribusi ke Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Karena tata tertib jelas menyebut anggota AKD adalah utusan dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD,” tambah sumber.

Anggota DPRD sekaligus Ketua PPP Kotamobagu, Suryadi Baso, tak khawatir. Menurut dia yang terjadi saat ini adalah bagian dari dinamika politik.

“PPP terus menerus membangun komunikasi dengan teman-teman fraksi lain. PPP segera mengambil sikap,” kata Baso.

Ketua DPD PKS Kotamobagu, Kadir Rumoroy, menyebut sudah ada langkah alternatif setelah gagal membentuk fraksi gabungan.

“Kita bisa ke NasDem, ke PDIP, Golkar ataupun ke Demokrat. Semua bisa terjadi,” kara Rumoroy.

Sampai berita ini ditayangkan upaya meminta tanggapan enam fraksi yang sudah ada di DPRD Kotamobagu masih terus dilakukan. (mg1/bto)

 

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top