>
.
IKLAN KELUARGA BESAR PDI PERJUANGAN KOTA KOTAMOBAGU Iklan Panitia Pengawas Pemilihan Umum kota Kotamobagu
Berita Politik

Minta JaDi-Jo Tidak Catut PDI Perjuangan, Meiddy: Almen Waworuntu Sebelum 2009 Sudah Dipecat Tidak Hormat

Minta JaDi-Jo Tidak Catut PDI Perjuangan, Meiddy: Almen Waworuntu Sebelum 2009 Sudah Dipecat Tidak Hormat Berita Politik
Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu Meiddy Makalalag dan Calon Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– DPC PDI Perjuangan Kotamobagu marah besar soal pencatutan nama partai di kampanye terbatas pasangan calon (Paslon) Jainuddin Damopolii- Suharjo Makalalag (JaDi-Jo), di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (11/5/2018) kemarin.

Saat itu Jainuddin Damopolii sebagai calon walikota memperkenalkan Almen Waworuntu di hadapan ratusan pendukungnya sekaligus menyebut sebagai kader PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu, Meiddy Makalalag, berang dan menegaskan tidak ada nama kader di partai yang dia pimpin bernama Almen Waworuntu. Meiddy juga meminta paslon JaDi-Jo agar tidak membawa bawa PDI Perjuangan di kampanye apapun, karena PDI Perjuangan dan seluruh kader hanya mengusung Tatong Bara- Nayodo Koerniawan (TBNK).

Namun di salah satu media online, Almen Waworuntu, menyatakan dia masih kader PDI Perjuangan karena masih memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dia peroleh pada masa Bolaang Mongondow Raya belum mekar.

Atas pernyataan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kotamobagu, Meiddy Makalalag, membeber siapa sebenarnya Almen Waworuntu dan kaitannya dengan PDI Perjuangan.

“Memang benar Almen Waworuntu itu pernah pegang KTA partai semasa masih Bolaang Mongondow Bersatu. Dia juga pernah jadi anggota DPRD Bolmong, tapi itu dulu sebelum dia dipecat secara tidak hormat oleh partai dan diganti melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW),” ungkap Meiddy, Sabtu (12/5/2018).

Meiddy menjelaskan, sejak di PAW di DPRD Bolmong dan pada Pileg 2009 lalu Almen Waworuntu mencalonkan diri dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) bahkan menjadi ketua partai tersebut, itu sudah bukti bahwa dia bukan kader PDI Perjuangan lagi.

“Sehingga itu perlu kami tegaskan, jangan lagi paslon selain TBNK membawa nama PDI Perjuangan. Sebab jika masih terulang lagi, tentu proses hukum akan kami tempuh. Jangan samakan PDI Perjuangan dengan partai lain. Bahkan hari ini pun jika ada kader aktif di jajaran DPC PDI Perjuangan Kotamobagu yang membelot, langsung kami pecat. DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara juga sedang memantau masalah ini karena laporan sudah mereka terima,” pungkasnya. (zha)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top