Berita Kotamobagu

Panwaslu Akan Proses ASN yang Bikin Status Mengajak di Medsos

Panwaslu Akan Proses ASN yang Bikin Status Mengajak di Medsos Berita Kotamobagu Berita Politik
Kroniktotabuan.com
Panwaslu Akan Proses ASN yang Bikin Status Mengajak di Medsos Berita Kotamobagu Berita Politik

Musly Mokoginta

KOTAMOBAGU– Tahapan Pilwako Kotamobagu yang saat ini sudah mulai berjalan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mulai melakukan langkah dan tindakan pengawasan. Salah satunya memperingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak berpolitik praktis dengan mendukung bakal calon tertentu.

Ketua Panwaslu Kotamobagu, Musly Mokoginta mengatakan, penting memberi peringatan dini kepada ASN karena diprediksi dua petahana yakni walikota dan wakil walikota saat ini akan menjadi bakal calon.

“Hak memilih itu diatur konstitusi. Tapi tidak boleh melibatkan diri secara langsung apalagi terang-terangan menyatakan dukungan atau ajakan. ASN jelas dilarang,” tegas Musly kepada Kronik Totabuan, Kamis (19/10/2017).

Secara spesifik juga Musly mengungkapkan, termasuk dalam penggunaan media sosial (medsos), ASN Kotamobagu sudah mulai dipantau oleh Panwaslu.

“Membuat topik, mengunggah foto atau menulis status yang tujuannya mengkampanyekan salah satu figur, tidak boleh. Saat ini kan sudah mulai muncul tagline dan sejenisnya yang sudah melekat kepada salah satu figur, ASN dilarang bawa-bawa itu ke media sosial,” ujarnya.

Keterlibatan ASN dalam politik jelas bertentangan dengan kode etik dan disiplin sebagaimana diatur pemerintah.

“Kalau ada yang coba main-main langsung kami proses. Kami juga berharap peran serta masyarakat untuk ikut melaporkan jika ada pelanggaran termasuk keterlibatan ASN. Kalau lihat ada ASN bikin status atau topik yang tujuannya untuk mendukung figur tertentu, langsung laporkan ke Panwaslu Kotamobagu,” pungkasnya. (rez/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top