Berita Politik

Sangadi Pontim Diduga Hambat Tahapan Pilwako, KPU Siap Bawa ke Ranah Pidana

Sangadi Pontim Diduga Hambat Tahapan Pilwako, KPU Siap Bawa ke Ranah Pidana Berita Politik
Kroniktotabuan.com
Sangadi Pontim Diduga Hambat Tahapan Pilwako, KPU Siap Bawa ke Ranah Pidana Berita Politik

Nova Tamon

KOTAMOBAGU– KPU Kotamobagu berang. Penyebabnya, Kepala Desa (Sangadi) Pontodon Timur (Pontim), Rolia Dondo, diduga menghambat proses tahapan penyelenggaraan Pilwako Kotamobagu 2018.

Oknum sangadi tersebut diduga menolak menandatangani Surat Keputusan (SK) Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang diajukan Ketua PPS Abdul Marham Koikit.

“23 November lalu kami berkoordinasi dengan sangadi untuk meminta SK terkait dengan SK Sekretariat PPS. Namun sangadi  secara tegas di hadapan kami menyatakan tidak mau menanda tangani SK tersebut,” ujar Koikit, Minggu (3/12/2017).

“Hal ini sudah kami laporkan ke KPU,” tambahnya.

Terpisah Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi Sosialisasi dan SDM Iwan Manoppo mengatakan, terkait dengan kasus di Pontim tersebut, pihaknya menyurati sangadi berdasarkan keputusan pleno.

“Respon dari sangadi kami tunggu,” ujar Manoppo.

Sementara itu Ketua KPU Kotamobagu Nova Tamon menegaskan, sikap sangadi menghalangi tahapan Pilawako tersebut bisa berimplikasi pada ranah pidana.

” Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Pasal 198A jelas menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindak kekerasan atau menghalang-halangi penyelenggara pemilihan dalam melaksanakan tugasnya, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 12 (dua belas) bulan dan paling lama 24 (dua belas) bulan dan paling lama 24 dua puluh empat) bulan dan denda paling sedikit Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah) dan paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah), ” ungkap Nova.

Nova juga menyebut pihaknya sudah menyurati sangadi.

“Jika memang tidak ada niat baik juga, tentunya hal ini akan kita laporkan ke pihak berwajib,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi kepada Sangadi Pontim Rolia Dondo masih terus dilakukan. (rsb)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top