.
Berita Kotamobagu

Tak Netral, Bawaslu Kotamobagu Proses Sembilan ASN. Berikut Identitas Mereka

Tak Netral, Bawaslu Kotamobagu Proses Sembilan ASN. Berikut Identitas Mereka Berita Kotamobagu Berita Politik
Mishart Manoppo
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus memproses dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan politik praktis jelang Pemilu 17 April mendatang.

Sejak Desember 2018 sampai dengan Januari 2019, Bawaslu sudah memproses sembilan ASN yang diduga melakukan kampanye.

“Tujuh ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, dua ASN di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong),” ujar Komisioner Bawaslu Divisi Hukum Penindakan Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Mishart Manoppo, (3/2/2019) kemarin.

Mishart mengatakan, Bawaslu memiliki bukti rekaman video keterlibatan para ASN tersebut.

Bahkan, kata dia, ada dua ASN terlibat langsung dalam pembentukan tim pemenangan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kotamobagu.

“Kedua ASN itu inisialnya HM sehari-hari ASN di Badan Kesbangpol Kotamobagu dan PP  merupakan ASN di Dinas Satpol PP Kotamobagu. Itu temuan langsung PPL,” katanya.

“Kemudian Januari lalu kami temukan satu ASN berinisial SD diduga ASN di Puskesmas Gogagoman berfoto dengan calon DPR RI Dapil Sulut,” sambungnya.

Masih Januari, Bawaslu juga mendapati tiga ASN mengunggah foto di media sosial bersama peserta pemilu perorangan DPD dalam kegiatan zumba dengan menunjukkan simbol.

“Inisial mereka FS dari Bolmong, IA dari Diskominfo Kotamobagu, dan ASN berinisial LT dari Pemkab Bolmong,” beber Mishart lagi.

Temuan di Januari lagi, Bawaslu menemukan ASN Kesbangpol Kotamobagu mengunggah foto di media sosial bersama caleg. ASN tersebut berinisial SM.

“Dan terakhir dua ASN berfoto bersama calon DPD.  Mereka menunjukkan gerakan tangan simbol satu di antara peserta pemilu. Dua ASN tersebut berinisial SS yakni ASN Pemkot Kotamobagu yang bertugas di Kecamatan Kotamobagu Timur dan Inisial HM juga di Pemkot Kotamobagu,” ungkapnya.

Mishart menambahkan, semua ASN tersebut sudah dipanggil diklarifikasi dan mereka mengakui perbuatan.

“ASN yang terbukti terlibat dalam melakukan pelanggaran pemilu nama-namanya akan direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” pungkasnya. (tr2/vdm)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

To Top