.
IKLAN KELUARGA BESAR PDI PERJUANGAN KOTA KOTAMOBAGU Iklan Panitia Pengawas Pemilihan Umum kota Kotamobagu
Iklan Resmi Pemerintah kota Kotamobagu Idul Fitri
Berita Kotamobagu

Tokoh Adat Kotamobagu Kutuk Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Tokoh Adat Kotamobagu Kutuk Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian Berita Kotamobagu Berita Politik
Para tokoh adat berkumpul dan mengutuk keras penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di Kotamobagu.
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Pengguna akun palsu di media sosial marak dan meneror stabilitas keamanan di Kotamobagu. Selain itu ada juga akun asli yang diketahui siapa pemiliknya ikutan menyebar berita bohong dan ujaran kebencian.

Hal ini sangat melanggar hukum dan tidak sesuai adat di Bolaang Mongondow. Karena itu ratusan lembaga adat dan tokoh adat di Kotamobagu, menggelar odi-odian (Kutukan) terhadap sejumlah orang yang dianggap melanggar hukum adat.

“Odi-odian ini ditujukan bagi orang yang sudah diketahui maupun yang tidak. Tujuannya untuk mengutuk orang tersebut dengan hukum adat, karena melakukan pelecehan atau sejenisnya yang sudah sangat melanggar apa yang leluhur hingga budaya adat kita di Bolaang Mongondow larang,” ujar Chairun Mokoginta, Rabu (2/4/2018).

Lanjutnya, prosesi Odi-odian akan dilakukan setelah musyawarah antar lembaga adat yang hadir.

“Sebentar kita akan musyawarah singkat. Nanti ada yang akan memimpin prosesi Odi-odian. Sebab Kita sedang berada di posisi darurat. Harga diri kita diinjak sehingga adat akan melakukan penghukuman dengan aturan adat yang ada,” pungkasnya.

Pantauan Kronik, Kegiatan pembukaan dan musyawarah masig berlangsung di Aula Rumah Dinas Walikota. Setelah ini seluruh lembaga adat akan ke Polres Bolmong. (rza)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top