Sulut

PLN Berhasil Bangun Akses Listrik di Matutuang, Pulau Terluar di Sulut

PLN Berhasil Bangun Akses Listrik di Matutuang, Pulau Terluar di Sulut Sulut
Kroniktotabuan.com

SULUT – Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI, PLN berhasil membangun jaringan listrik di Pulau Matutuang, salah satu pulau terluar yang berlokasi di Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Meskipun akses pulau sulit dijangkau, PLN berhasil mengoperasikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Matutuang berkapasitas 120 kilowatt (kW).

“Di tengah pandemi Covid-19, PLN tak henti untuk terus membangun kelistrikan hingga pulau terluar agar listrik dapat dinikmati secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) Leo Maria Basuki Bremani melalui rilis, Minggu (3/8/2020).

Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Pulau Matututang mulai dibangun sejak 2018. Selain membangun PLTD, PLN juga membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 0,05 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2 kms, dan gardu distribusi dengan kapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA).

PLN akan terus melakukan perluasan jaringan listrik seiring dengan peningkatan kebutuhan masyarakat. Saat ini sistem kelistrikan di Pulau Matutuang baru beroperasi 6 jam, yakni dari pukul 18:00-00.00 WITA.

“Saat ini PLN sudah melakukan penyambungan listrik untuk 59 pelanggan dan masih ada potensi penambahan hingga 100 pelanggan. Ke depan waktu layanan juga akan kami tingkatkan secara bertahap,” kata Leo.

Sebelum mendapatkan listrik PLN, warga Pulau Matutuang mendapatkan listrik melalui PLTS , akan tetapi PLTS tersebut mengalami gangguan. Selanjutnya beberapa warga kemudian menggunakan mesin genset, baik milik desa maupun pribadi untuk menghasilkan listrik.

Pulau Matutuang adalah salah satu dari pulau perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Sulawesi Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan bagian dari Kecamatan Kepulauan Marore. Kecamatan ini memiliki 10 pulau dan terbagi dari empat pulau berpenduduk, di dalamnya Marore, Kawio, Kemboleng,dan Matutuang. Sementara itu satu pulau lainnya seperti Mamanu berpenghuni musiman dan 5 pulau lainnya tak berpenghuni.

Baca Juga :  BPBD Imbau Warga Bolsel Waspada Cuaca Buruk

Hingga Juli 2020, rasio elektrifikasi Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai 99,23 persen. Listrik merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, untuk itu PLN terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi hingga ke pelosok tanah air, termasuk pulau perbatasan NKRI.

Edward Mokodompis, salah satu nelayan di pulau Matutuang, mengungkapkan kegembiraannya atas daerah tempat tinggalnya yang kini sudah berlistrik.

“Dulu penerangan kami hanya menggunakan lampu petromaks, pakai lampu dari PLTS juga, sekarang sudah ada PLN jadi sudah terang dan kami bisa membeli kulkas untuk menampung hasil tangkapan ikan. Ekonomi kami tentu dapat semakin berkembang. Terimakasih PLN,” ucap Edward.(*)

Bisnis

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
a
To Top