Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Nasional · 4 Jan 2017 09:51 WITA ·

Terkait Fitsa Hats, Ini Penjelasan Novel


Terkait Fitsa Hats, Ini Penjelasan Novel Perbesar

Novel Chaidir Hasan
Novel Chaidir Hasan

JAKARTA – Salah satu saksi pelapor dalam sidang penodaan agama, Novel Chaidir Hasan, mengatakan dia tak memperhatikan secara rinci apa yang tertulis dalam berita acara pemeriksaan (BAP), saat melaporkan Basuki Tjahaja Purnama.

Isi BAP tersebut, kemarin dipermasalahkan Basuki alias Ahok. Dia menduga Novel dengan sengaja mengganti istilah ‘Pizza Hut’ menjadi ‘Fitsa Hats’, lantaran malu mengakui pernah bekerja di tempat waralaba tersebut.

“Saya tidak menulis begitu, karena yang tulis petugas penyidik,” ujar Novel saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Januari 2017.

Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Front Pembela Islam (DPD FPI) wilayah DKI Jakarta itu pun menyatakan penyidik yang mengetik isi BAP tersebut adalah seorang penyidik senior. BAP itu sendiri, menurut Novel, terdiri atas enam halaman.

“Kan, tak semuanya saya perhatikan satu per satu. Yang ketik penyidik senior yang hampir masuk masa pensiun, dia tak paham tulisan asli (Pizza Hut) saat ini seperti apa,” kata Novel.

Istilah Fitsa Hats itu menjadi pembicaraan di media sosial.

Baca: https://kroniktotabuan.com/nasional/ahok-malu-kerja-di-restoran-as-habib-novel-tulis-fitsa-hats

Ahok, seusai sidang pemeriksaan saksi pelapor yang dilaksanakan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa kemarin, mengaku sempat tertawa melihat istilah tersebut.

“Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut tetapi sengaja tulisannya diubah jadi ‘Fitsa Hats’. Saya sampai ketawa padahal semua mesti tanda tangan,” kata calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurut Ahok, isi BAP menunjukkan Novel pernah bekerja di ‘Fitsa Hats’ pada 1992-1995. Dia berpikir yang dimaksud adalah Pizza Hut. “Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika Serikat. Dia tulisnya ‘Fitsa Hats’,” tuturnya.

Saksi-saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut, antara lain Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, dan Syamsul Hilal. Sidang akan kembali digelar pada 10 Januari 2017. Agendanya serupa, yakni pemeriksaan dua saksi pelapor tersisa.

 

Sumber: Tempo.co

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Lihat Jadwal dan Syarat di Sini!

6 April 2026 - 10:57 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran THR ASN, Ini Jadwalnya!

23 Februari 2026 - 12:05 WITA

Trending di Berita Ekonomi