Berita Daerah

Begini Penjelasan Walikota Soal Pemindahan Pasar Senggol

Begini Penjelasan Walikota Soal Pemindahan Pasar Senggol Berita Daerah Berita Kotamobagu Uncategorized
Kroniktotabuan.com

 

Begini Penjelasan Walikota Soal Pemindahan Pasar Senggol Berita Daerah Berita Kotamobagu Uncategorized

Tatong Bara

KOTAMOBAGU– Kebijakan Pemkot Kotamobagu memindahkan Pasar Senggol dari Gogagoman ke Poyowa Kecil terus menuai polemik di tingkat masyarakat. Pasar Senggol di Poyowa Kecil sudah didirikan dan siap ditempati pedadang.

Sementara masyarakat Gogagoman, Rabu (14/6) tadi malam, sudah mulai melakukan pengukuran di Jalan Bolian dan Bogani untuk didirikan juga Pasar Senggol. Masyarakat Gogagoman tetap bersikukuh menggelar Pasar Senggol seperti yang sudah mereka lakukan sejak 28 tahun lalu.

Sadar kebijakan Pemkot ini menuai pro dan kontra, Walikota Kotamobagu Tatong Bara memberi penjelasan. Melalui pesan group Whatsapp khusus kepala SKPD, penjelasan walikota kemudian disebar melalui berbagai media sosial. Begini penjelasan walikota yang sudah menjadi viral tersebut.

Yth. Seluruh SKPD

Terkait pasar Senggol perlu saya sampaikan bahwa;

  1. Pasar Senggol sampai diambil alih pemerintah beberapa tahun belakangan, ini bukan tanpa sebab, ini merupakan  keinginan pedagang yang meminta pemerintah menanganinya dimana pada saat iitu pengenaan biaya kepada pedagang, dirasa begitu memberatkan.
  2. Pasar Senggol dilaksanakan oleh pemerintah dengan penanganan yang baik untuk melayani kebutuhan masyarakat dan dengan hanya pengenaan retribusi saja.
  3. Selanjutnya bahwa pemerintah harus melayani seluruh masyarakat Kotamobagu yang terdiri dari 33 desa dan kelurahan. Bukan hanya melayani satu kelompok saja.
  4. Bahwa dipindahnya pelaksanaan pasar Senggol dari pasar 23 Maret ke Poyowa Kecil adalah untuk memaksimalkan pasar yang sudah lama dibangun. Dan untuk pelayanan yang tidak tertumpu pada satu tempat saja.
  5. Bahwa dengan ramainya semua pasar yang sudah dibangun di daerah ini tentu diharapkan akan memberi dampak meningkatnya perekonomian masyarakat lebih khusus masyarakat di sekitar pasar.
  6. Bahwa kondisi ekonomi masyarakat di sekitar pasar Poyowa Kecil dan Genggulang sampai saat ini belum seperti kondisi ekonomi masyarakat Gogagoman.
  7. Bahwa setiap pagi Satpol PP berjuang mengendalikan pedagang yang tumpah ruah di Pasar Serasi dan Pasar 23 Maret. Dan Pemerintah berusaha agar pedagang mau menempati dan berjualan di dua pasar yaitu Pasar Genggulang dan Poyowa Kecil.
  8. Bahwa atas dasar ini semua pemerintah mengambil keputusan untuk Pasar Senggol tahun ini dilaksanakan di Poyowa Kecil. Yang nantinya tahun berikut akan dilaksanakan di Pasar Genggulang.
  9. Bahwa, keputusan ini diambil juga dengan dasar bahwa masyarakat Kotamobagu sebanyak 130 ribu jiwa  lebih dan semua harus mendapatkan perhatian yg sama, dan bukan hanya masyarakat tertentu saja yang boleh menikmati fasilitas dan pelayanan Pemerintah.
  10. “Hujan harus merata” inilah kalimat yang harus kita jadikan pegangan dalam setiap pelayanan. Pasar Senggol di Poyowa Kecil dilakukan untuk pelayanan masyarakat dan tidak untuk kepentingan kelompok. \
  11. Insya Allah niat kita untuk memberi pelayanan yang adil dan merata demi kemajuan seluruh masyarakat yang ada daerah ini akan menjadi amal besar kita terutama di dalam bulan suci Ramadhan ini.
  12. Saya berharap mari kita ambil bagian dalam mensukeskan kegiatan ini dengan senantiasa memberi informasi yang baik dan benar kepada masyarakat dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat secara luas.

Demikian. Wass

 

(rab)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top