Tegarlah Bunda MMS Berita Hukum Uncategorized
Kroniktotabuan.com

 

Tegarlah Bunda MMS Berita Hukum Uncategorized

Marlina Moha Siahaan saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipidkor Manado, Rabu (19/7). (Foto: Juandri).

KOTAMOBAGU– Sehari pascavonis 5 tahun penjara, denda Rp200 juta dan kewajiban mengganti kerugian Negara Rp1,2 miliar yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipidkor Manado kepada mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan (MMS), dukungan moril dari warga Bolaang Mongondow Raya (BMR) terus mengalir.

Kebanyakan warga BMR terkejut dengan vonis kepada sosok yang akrab Bunda MMS tersebut. Namun tak banyak daya bisa dilakukan kecuali mendoakan.

Seperti diungkapkan Hendra Makalalag. Melalui pesan yang dikirimkan kepada kroniktotabuan.com, Kamis (20/7). Dia mengaku meyakini dan tahu betul MMS sosok pemimpin bertanggung jawab dan berdedikasi. Itu dibuktikan dengan ikhlas memekarkan wilayah Bolaang Mongondow Bersatu menjadi empat kabupaten dan satu kota (Bolmut, Boltim, Bolsel, Bolmong dan Kotamobagu).

“Banyak tokoh politik dan birokrat dibesarkannya meski kemudian lupa jasa-jasanya. Tegarlah Bunda MMS menghadapi ujian ini. Harum namamu akan terus mewangi di pangkuan tanah Totabuan BMR ini,” kata Hendra.

Dukungan juga disampaikan Iwan melalui email yang diterima media ini. “Semoga keadilan selalu menyertai Bunda MMS. Semoga kerancuan dalam putusan ini secepatnya mendapatkan keadilan,” tulis Iwan.

Sementara itu di media sosial terutama Facebook netizen masih tak henti-henti membahas soal vonis majelis hakim itu. Banyak yang meyakini MMS mendapat ketidakadilan dalam proses hukum ini.

“Hukum Tuhan di atas hukum apapun di atas dunia ini. Di dunia Bunda MMS boleh diuji seberat ini oleh hukum dunia. Tapi kami yakin hukum Tuhan akan menghukum mereka yang zolim,” tulis  Ebhyx salah satu netizen di salah satu group Facebook.

Diketahui, Rabu (19/7) kemarin, di kantor Pengadilan Tipidkor Manado, Ketua Majelis Hakim Sugiyanto dan dua anggotanya Emma Ellyany dan Halidja Wally menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada MMS, denda Rp200 juta subsider 2 bulan dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp1,2 miliar subsider 2 tahun penjara. MMS dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana Tunjangan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD) Bolmong 2010.

Tak hanya itu, majelis hakim juga langsung memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) segera melakukan penahanan kepada MMS.

“Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaan. Memerintahkan JPU menahan terdakwa,” tegas Ketua Majelis Hakim Sugiyanto saat membacakan putusan,

MMS saat ini sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng Manado. (rab)

Berkomentar menggunakan Akun Facebook

loading...
To Top