• Berita Terbaru Sulawesi Utara, Totabuan, Indonesia – KronikTotabuan.com
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
kroniktotabuan.com
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
No Result
View All Result
kroniktotabuan.com
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Pemimpin Armada Janda yang Diakui Dunia

by Rensa
April 24, 2017
in Berita Nasional
A A
0

Laksamana Keumalahayati

501
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp
Laksamana Keumalahayati
Laksamana Keumalahayati

Setiap 21 April seantero Indonesia memperingati Hari Kartini. Hari di mana kita “memuja” berbagai kumpulan surat Raden Adjeng Kartini dengan aneka cara, merintis gerakan emansipasi wanita.

Kebiasaan di banyak sekolah atau mungkin kantor-kantor, acap mengadakan acara dengan mengimbau para siswi atau karyawatinya berbusana kebaya bak Kartini. Pokoknya kalau bicara pahlawan perempuan, seperti tidak ada tokoh lain selain Kartini.

RelatedPosts

Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi

Menaker: K3 Tak Sekadar Cegah Kecelakaan Kerja, Aspek Kesehatan Kerja Harus Diperkuat

Menkeu Optimistis Rupiah Segera Menguat Usai Sentuh Level Rp16.955

Kalau begitu, berarti dianggap apa tokoh-tokoh perempuan lain macam Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Dewi Sartika atau Laksamana Malahayati? Jangankan mereka yang sedianya sudah punya nama, mungkin para pejuang wanita lain di masa revolusi fisik 1945-1949 pun seolah takkan dianggap.

Masih banyak petarung perempuan lain yang bahkan tidak hanya berkutat dengan pemikiran layaknya Kartini, tapi juga dengan keringat dan darah seperti Laksamana Malahayati, misalnya.

Ya, tertarik dengan “pangkatnya” bukan? Seorang wanita bisa menyandang posisi laksamana. Bukan laksamana sembarangan! Sosoknya bahkan diakui dunia sebagai laksamana wanita pertama di dunia modern, lho!

Sedikit banyak mengangkat kisahnya, sang laksamana sejatinya punya nama asli Keumalahayati. Seorang putri Laksamana Machmud Syah dari Kesultanan Aceh yang punya 2 ribu pasukan Inong Balee (janda-janda pahlawan yang telah tiada).

Para janda itu ditinggal mati para suaminya setelah terjadi Pertempuran Teluk Haru kontra Portugis. Walau awalnya berintikan para wanita petarung janda dengan 100 kapal perang, tapi pada perkembangannya tak sedikit pula para gadis yang bergabung di Armada Inong Balee.

Unik ya. Sebuah armada janda bisa dikomandonya untuk menghantam kapal-kapal Belanda yang hendak bikin ulah dan cari keuntungan ekonomi sendiri di Sumatera. Kisah-kisah keperwiraannya juga banyak diabadikan dalam beraneka literatur.

Baca Juga  Menambang Dalam Kawasan TNBNW Dengan Eskavator, Dua Orang Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Ditahan di Rutan Kotamobagu

Salah satunya dalam literatur bertajuk ‘Vrouwelijke Admiraal Malahayati’ karya penulis Belanda Marie van Zuchtelen. Salah satu kisah yang jadi cerita utama dalam buku itu adalah ketika Laksamana Malahayati membunuh Cornelis de Houtman pada 1599.

Awalnya pada 21 Juni 1599, datang armada dagang Belanda pimpinan Cornelis dan Frederijck de Houtman. Oleh Sultan Aceh, mereka mulanya dianggap mitra dagang biasa tapi justru kemudian bikin ulah dengan memonopoli perdagangan, hingga melakukan penghasutan.

Saidil al-Mukammil Alauddin Riayat Syah IV, Sultan Aceh, berusaha mengusir mereka dengan memerintahkan Laksamana Malahayati melakukan upaya pengusiran dengan tegas.

Dalam sebuah pertempuran sengit pada 11 September 1599 itu, Cornelis de Houtman tewas di tangan Malahayati dalam pertarungan jarak dekat di geladak kapalnya. Sementara adiknya, Frederijck de Houtman, tertawan di mana sisa pasukan Belanda berusaha kabur.

Kegemilangannya terus abadi hingga kini dan bahkan turut dijadikan salah satu kapal perang milik TNI AL, yakni KRI Malahayati 362. Kapal perang jenis frigate berpeluru kendali yang dibeli TNI AL dari Belanda pada 1980. (okz/rab)

Sumber: okezone.com

Tags: Pemimpin Armada Janda yang Diakui Dunia
Rensa

Rensa

Next Post

BRANI Pamerkan Logo UI Kotamobagu di Rusia

  • 33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Tunggu Pergub, Dikda Sulut Jamin TPG 13 dan THR TPG 2025 Segera Dibayarkan ke Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Ada Penyimpangan Dana BOS, Para Guru Laporkan Kepala SMA Negeri 2 Kotamobagu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Korupsi di Bawaslu Kotamobagu, Penyidik Temukan Rp300 Juta untuk Beli 100 Buku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Kasus Hibah GMIM Berakhir, Ini Putusan Lengkap untuk Lima Terdakwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Logo Utama
Logo Dewan Pers
Dewan Pers
No: 1014/DP-Verifikasi/K/V/2022 Verified
Logo AMSI
Anggota AMSI
No Result
View All Result
  • Harga Emas Hari Ininew
  • Live StreamingTV
  • Klasemen Sepak Bolanew
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • RSS KRONIKTOTABUAN
  • Karir
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Survei Pembaca

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

No Result
View All Result
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In