MUSI BANYUASIN, kroniktotabuan.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama bulan Ramadan.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Muba, Abdur Rohman Husen, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Randik, Minggu (1/3/2026), yang bertepatan dengan hari ke-11 Ramadan.
“Sidak yang kita lakukan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Muba dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar dan kondusif selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri,” ujar Rohman.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Rohman didampingi istri Liliyani Abdur Rohman, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Ardiansyah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muba Hendra Tris Tomy, perwakilan Kodim 0401, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Selain meninjau langsung kondisi pasar, Wabup juga berdialog dengan para pedagang serta memantau harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, dan bawang.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pokok terpantau relatif stabil. Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, pergerakannya masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan lonjakan signifikan meskipun permintaan meningkat menjelang Idulfitri.
“Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Ada kenaikan kecil pada telur karena meningkatnya kebutuhan untuk pembuatan kue Lebaran, namun masih dalam batas wajar. Bahkan cabai justru mengalami penurunan harga, sementara bawang relatif standar. Insya Allah ketersediaan sembako juga cukup hingga Lebaran nanti,” jelasnya.
Selain memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Wabup Rohman juga menyerap aspirasi pedagang serta pengunjung pasar terkait kondisi sarana dan prasarana.
Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi atap pasar yang mulai bocor serta penataan area parkir yang dinilai belum optimal. Hal tersebut dinilai memengaruhi kenyamanan masyarakat saat berbelanja.
Menanggapi keluhan tersebut, Rohman menegaskan Pemkab Muba akan segera berkoordinasi dengan pengelola pasar untuk melakukan pembenahan secara bertahap, baik melalui renovasi fasilitas maupun penataan ulang area parkir.
“Kondisi Pasar Randik ini perlu perhatian bersama. Penataan parkir harus lebih rapi agar masyarakat nyaman berbelanja. Kita akan rapatkan kembali untuk menyiapkan solusi terbaik, termasuk kemungkinan renovasi dan penyediaan kantong parkir yang representatif,” pungkasnya. (Fitriana)




Discussion about this post