Menu

Mode Gelap

Berita Boltim

DBD di Boltim Makan Korban


16 Mar 2017 04:29 WITA


 DBD di Boltim Makan Korban Perbesar

FOTO: Salah satu penderita DBD, Sudarno Ramen yang dirawat di Puskesmas Modayag. (pgs).
FOTO: Salah satu penderita DBD, Sudarno Ramen yang dirawat di Puskesmas Modayag. (pgs).
BOLTIM– Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) makan korban. Kali ini anak umur 6 tahun cucu dari Sudarno Ramen, Warga Modayag, Kecamatan Modayag, meninggal dunia karena virus ini.
Menurut Sudarno, cucunya awalnya hanya naik panas. Tapi ketika di bawa ke Puskesmas Modayag ternyata positif DBD, sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kandouw Manado.
“Empat hari cucu saya dirawat sebelum akhirnya meninggal dunia,” tutur Sudarno, Kamis (16/3).
Setelah cucunya meninggal, kata Sudarno, dirinya bersama tiga keluarga lainnya juga terjangkit DBD. Sehingga ikut dirawat di Puskemas Modayag.
“Saat cucu saya terjangkit, petugas Puskemas datang untuk memeriksa kami sekeluarga. Ternyata saya dan dua keluarga lainnya juga positif DBD. Saya dirawat di Puskesmas dan dua lagi dirujuk di Rumah Sakit Monompia, Kotamobagu,” kata Ramen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim, Eko Marsidi mengungkapkan, kasus DBD terjadi di Desa Modayag merupakan temuan dari stafnya yang kemudian langsung dilakukan penanganan secara intensif pada keluarga terjangkit DBD.
 “Kami sudah memberikan pengobatan pada keluarga terjangkit. Namun satu di antaranya meninggal,” ungkap Eko.
Hari ini Dinkes akan melakukan fogging di lokasi ditemukannya penyakit DBD. Untuk mengantisipasi menularnya DBD, pihaknya berencana melakukan tindakan pencegahan dini. Seperti pembersihan lingkungan dan perusakan sarang nyamuk dengan cara fogging.
“Ini menjadi pengalaman penting. Sehingga perlu dilakukan langkah secara masif untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa. Kesadaran warga juga diperlukan untuk membersihkan lingkungan, termasuk kalau ada gejala langsung dilaporkan ke Puskemas terdekat,” imbaunya.
Diketahui, berdasarkan laporan dari petugas Puskemas Modayag, sejak Januari lalu hingga Maret sudah ada 6 kasus DBD. “Tiap bulan ada dua kasus,” terang Frenly Mamuaja, salah satu petugas di IGD Puskesmas Modayag. (pgs)
Komentari
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Boltim Dampingi Puluhan Anak Penerima Bansos Yapi

26 Januari 2023 - 15:41 WITA

DKP Boltim Fokus Realisasikan Sejumlah Program Pangan Tahun 2023

19 Januari 2023 - 11:45 WITA

Bupati Sachrul Tinjau Pekerjaan Jalan Perkebunan Dumatolan Modayag

19 Januari 2023 - 11:39 WITA

Penyerahan SK PPPK Nakes Boltim Akan Diserahkan Langsung Bupati

18 Januari 2023 - 20:19 WITA

Tingkatkan Pelayanan, BKPSDM Boltim Segera Siapkan Aplikasi untuk ASN

Pemkab Boltim Akan Perpanjang Masa Kerja Guru Kontrak dan Operator Sekolah

18 Januari 2023 - 20:06 WITA

Seleksi PPPK Guru di Boltim Masuk Tahap Uji Kompetensi

17 Januari 2023 - 12:14 WITA

Tingkatkan Pelayanan, BKPSDM Boltim Segera Siapkan Aplikasi untuk ASN
Trending di Berita Boltim