
BOROKO- Para kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang akan bersaing pada pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti, diminta mengedepankan politik santun dalam meraih simpati pemilih.
“Politik adu domba dan saling menjatuhkan berdampak terhadap perpecahan sehingga semaksimal mungkin harus dihindari,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bolmut, Saiful Ambarak, Minggu (11/3/2018).
Saiful mengatakan, para pasangan calon diminta pula untuk tidak saling menjatuhkan, menghasut maupun menjelekkan pasangan calon lain. Masyarakat, kata Ambarak, harus disuguhkan program, visi dan misi ke depan dalam memajukan Bolmut.
“Harus sama-sama menciptakan Pilkada yang damai. Masing-masing pasangan calon harus menunjukkan programnya,” ujarnya.
Dia juga berharap seluruh partai politik pengusung maupun pendukung terlibat secara aktif dalam memberikan pendidikan politik ke masing-masing konstituen.
“Peran penting dari para elit politik sangat menentukan terciptanya Pilkada damai. Kami sendiri sebagai pengusung dan pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karel Bangko dan Arman Lumoto, telah berkomitmen untuk mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dalam keberagaman sehingga akan terwujud Pilkada yang damai dan santun,” pungkasnya. (vid)


