Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 10 Des 2025 19:33 WITA ·

Sidang Kasus Hibah GMIM Berakhir, Ini Putusan Lengkap untuk Lima Terdakwa


					Suasana sidang putusan untuk lima terdakwa kasus korupsi dana hibah GMIM. Perbesar

Suasana sidang putusan untuk lima terdakwa kasus korupsi dana hibah GMIM.

MANADO, kroniktotabuan.com – Sidang kasus hibah GMIM akhirnya mencapai babak akhir. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Manado, Rabu (10/12/2025), resmi menjatuhkan putusan terhadap lima terdakwa: Steve Kepel, Asiano Gammy Kawatu (AGK), Jeffry Korengkeng, Fereydy Kaligis, dan Hein Arina.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Ahmad Paten Sili, seluruh terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Mereka dinilai memanfaatkan jabatan serta memiliki niat untuk menguntungkan diri sendiri maupun pihak lain dalam pengelolaan hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Berikut putusan lengkap masing-masing terdakwa:

1. Jeffry Korengkeng

Mantan Kepala BKAD Sulut ini divonis 1 tahun 4 bulan penjara, serta dikenakan denda Rp100 juta. Jika denda tidak dibayar, maka akan diganti dengan tiga bulan kurungan.

2. Fereydy Kaligis

Mantan Karo Kesra Pemprov Sulut divonis 1 tahun 4 bulan penjara dan denda Rp100 juta. Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp35 juta, dikurangi setoran yang telah dititipkan sebelumnya di Kejaksaan.

3. Asiano Gammy Kawatu (AGK)

Mantan Asisten III sekaligus mantan Penjabat Sekprov Sulut ini divonis 1 tahun 8 bulan penjara, lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

4. Steve Kepel

Mantan Sekprov Sulut dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan penjara, sesuai dengan tuntutan jaksa.

5. Pdt. Hein Arina

Terdakwa terakhir, pendeta Hein Arina, divonis lebih rendah dari tuntutan jaksa. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyebut bahwa para terdakwa terbukti “memanfaatkan kesempatan dalam jabatan” untuk memberikan dan memperoleh hibah dari Pemprov Sulawesi Utara, sehingga memenuhi unsur tindak pidana korupsi.

(Chipta Molanu)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Siapa Suami Istri Tersangka Korupsi Proyek Pasar Kuliner Kotamobagu? Ini Sosok Mereka
Artikel ini telah dibaca 609 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Trending di Berita Daerah