Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Politik · 5 Nov 2020 14:16 WITA ·

Bawaslu Sulut Sosialisasikan Anti Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian di Bolmut


 Bawaslu Sulut Sosialisasikan Anti Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian di Bolmut Perbesar

BOLMUT– Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengelar sosialisasi gerakan Anti Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), bertempat di Pantai Batu Pinagut, Boroko, Kamis 5 November 2020.

Dalam sosialisasi tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Bolmut Irianto Pontoh menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Bawaslu Sulut beserta pemateri dan para peserta sosialisasi, yang hadir pada giat sosialisasi ini.

”Terima kasih untuk pimpinan Bawaslu Sulut yang sempat melaksanakan kegiatan sosialisasi ini, serta kepada pemateri dari ketua NU Bolmut serta salah satu pendeta di Bolmut serta terima kasih kepada peserta yang sempat hadir dalam sosialisasi ini,” ungkap Irianto.

Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Sulut Awaludin Umbola  menyampaikan, bahwa gerakan politisasi dan ujaran kebencian sangat penting dalam Pemilihan umum seperti saat ini.

“Ternyata gerakan Anti Politisasi dan ujaran kebencian ini sangat penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat karena kebanyakan yang menggunakan ujaran kebencian adalah orang-orang tua dalam media sosial, dan ini sesuai survei dari kami melalui beberapa media,” jelas Awaludin.

Senada, Ketua NU Bolmut Supriadi Goma, dalam materinya menyampaikan bahwa menurut dirinya politisasi sara itu tergolong ada 3 kategori.

”Menurut saya sara ada tiga kategori yang bersifat individual, institusional dan kultural. Politisasi sara terus terjadi karena pola kampanye yang berbeda salah satunya politik dalam ber-media sosial,” papar Goma.

Dirinya menambahkan bahwa salah satu hal untuk mencegah terjadinya politisasi sara adalah untuk menjadikan agama sebagai inspirasi dalam kehidupan.

“Untuk mencegah politisasi sara kita harus menanamkan nilai-nilai agama sebagai inspirasi dalam kehidupan. (*)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Iskandar-Deddy Kembali Pimpin PDI Perjuangan Bolsel

24 Desember 2025 - 10:04 WITA

Legislator Minta Pemkot Kotamobagu Pastikan Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Stabil Jelang Nataru

9 Desember 2025 - 16:50 WITA

Agus Suprijanta Ingin Hak ASN Tidak Dikorbankan di APBD 2026

9 Desember 2025 - 16:26 WITA

Banggar DPRD Kotamobagu Koreksi Isi KUA-PPAS 2026

9 Desember 2025 - 16:15 WITA

Banggar DPRD dan TAPD Kotamobagu Lanjutkan Pembahasan KUA-PPAS 2026

2 Desember 2025 - 15:50 WITA

Trending di Berita Politik