MANADO, kroniktotabuan.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) XII tahun 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Yulius Selvanus, Rabu 19 November 2025 di stadion Klabat, Kota Manado.
Acara pembukaan tersebut dihadiri seluruh kontigen Kabupaten/Kota se-Sulut. Sementara ribuan atlet berdiri melambai bendera daerah masing-masing, dan menyambut pesta olahraga akbar itu dengan gegap gempita.
Puncak acara ditandai penyalaan api Porprov oleh atlet berprestasi dan legenda olahraga Sulut. Porprov tahun ini disebut sebagai momentum kebangkitan olahraga Sulut menuju era kejayaan baru.
Ketua Panitia Porprov XII, Richard Sualang, menyampaikan kesiapan penuh penyelenggara dengan menghadirkan kompetisi yang profesional dan menjunjung sportivitas.
“Jumlah nomor yang dipertandingkan sebanyak 405, diikuti oleh 15 Kabupaten/Kota dengan total atlit 4.094, 28 venue dan 34 cabang olahraga yang di pertandingkan,” jelasnya.
Sualang juga melaporkan bahwa kegiatan pertandingan sudah dimulai sejak 17 November. Untuk itu, Ia berharap kepada seluruh kontigen untuk dapat menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sementara itu, Wasekjen KONI Pusat, Ahmad Saefudin, memuji kemajuan olahraga Sulut dan mendorong Porprov menjadi momentum kebangkitan atlet daerah.
Gubernur Yulius dalam sambutannya mengatakan, bahwa Porprov bukan sekadar pertandingan, melainkan panggung pembuktian atlet muda Sulut untuk melangkah ke level nasional.
Lanjut Yulius menegaskan Porprov sebagai pintu masuk menuju PON 2027 di NTT–NTB, dengan target Sulut masuk 10 besar nasional. Ia menyebut kejayaan masa lalu Sulut di cabang terjun payung, bridge, biliar, tinju, karate, dan bulutangkis sebagai inspirasi kebangkitan.
“Kami hadir di sini karena kalian. Jagalah kehormatan kabupaten/kota yang kalian wakili. Tunjukkan mental juara, Ini waktunya Sulut bersinar,” tegas Yulius dengan suara menggelegar yang langsung disambut tepuk tangan.
Gubernur Yulius juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh dalam peningkatan fasilitas dan pembinaan atlit. Bupati dan wali kota telah sepakat untuk memperbaiki dan menambah sarana olahraga demi kemajuan prestasi daerah.
“Saya mendorong Sulut untuk berani menggelar event nasional pada tahun 2032,” ajak Yulius dijawab sorakan lantang “Siap!” oleh seluruh penonton di stadion.
Gubernur Yulius menutup acara pembukaan dengan pesan singkat namun penuh energi:
“Bertandinglah keras, tapi tetap sportivitas nomor satu!”
Yulius menutup acara pembukaan dengan pesan singkat namun penuh energi:
“Bertandinglah keras, tapi tetap sportivitas nomor satu!”
Dengan pembukaan yang heboh dan penuh aksi, Porprov Sulut dipastikan bakal jadi arena adu gengsi para atlet dari berbagai cabang olahraga untuk bertanding memperebutkan prestasi terbaik. Porprov tahun ini disebut sebagai momentum kebangkitan olahraga Sulut menuju era kejayaan baru. (Chipta Molanu)





Discussion about this post