KOTAMOBAGU– Banyak petani di Kota Kotamobagu kini mulai menanam dan mengembangkan tanaman kakao sambung pucuk.
Peluang ini dimanfaatkan Ikhsan Marasabessy, warga Desa Kopandakan I, Kecamatan Lolayan.
Dia membuka tempat pembibitan dan pengembangan kakao sambung pucuk di lahan kosong belakang rumahnya. Banyak petani dari dan luar Kota Kotamobagu datang untuk membeli bibit kakao.
Namun Ikhsan tak menjual bibit yang dia semai dan rawat. Sekira 5000 pohon bibit hanya akan dia bagikan kepada petani yang memiliki lahan.
“Saya termotivasi untuk membantu petani meningkatkan kualitas dan kuantitas kakao agar memiliki nilai ekonomi yang bisa untuk kebutuhan hidup,” kata Ikhsan, Jumat (7/12/2018).
Lanjut Ikhsan, kakao sekarang ini menjadi salah satu tanaman unggulan petani. Tapi pada umumnya, bibit kakao yang ditanam hampir rata-rata bibit kakao biasa.
“Sehingga itu saya mencoba melakukan pembibitan kakao sambung pucuk ini. Kalau dibeli harga bibit ini bisa sampai Rp15 ribu per pohon,” katanya. (*)




