
KOTAMOBAGU– Dua buah tabung gas berukuran 3 kg, dibakar di Lapangan Kotamobagu oleh Satpol-PP, Senin (19/3/2018). Aksi tersebut merupakan simulasi cara penanggulangan bencana kebakaran dalam rangka memperingati hari ulng tahun (HUT) Pol PP ke-68, Satlinmas ke-56 dan Pemadam Kebakaran ke-99 tahun.
“Dalam rangka kegiatan ini kami menggelar simulasi penanganan bencana kebakaran yang ditangani oleh petugas yang profesional serta terlatih,” ujar Kepala Satpol PP, Dolly Zulhadji.
Lanjutnya, banyaknya kasus kebakaran yang dipicu oleh tabung gas membuat tim pemadam kebakaran (Damkar) harus memiliki kemampuan dan respon cepat terhadap penanganan pemadaman.
“Memadamkan api memang bukan hal yang gampang. Banyak risiko yang dihadapi, oleh karena itu, pentingnya pelatihan khusus bagi tim agar saat terjadi kebakaran, penanganannya akan maksimal dan cepat,” ujarnya.
Pjs Walikota Kotamobagu, Muhammad Rudi Mokoginta, usai memberikan sambutannya mengatakan, dengan adanya petugas Damkar yang ditopang dengan peralatan yang lengkap, Kotamobagu akan mampu melalukan penanganan cepat tanggap akan hal kebakaran.
“Kita berharap bersama agar petugas Damkar kita akan tetap menjalankan tugas sebaik mungkin dan profesional. Sebab, keberadaan petugas Damkar sangat penting tidak hanya bagi pemerintah, namun juga kepada masyarakat,” harapnya.
Ia menambahkan, penaggulangan kebakaran membutuhkan bantuan masyarakat sehingga penanganannya akan lebih maksimal.
“Semua tidak lepas dari peran masyarakat. Jika masyarakat memberikan informasi dengan cepat saat terjadi kebakaran, maka saya jamin Damkar juga akan sangat cepat merespon dan melakukan penanganan tersebut,” pungkasnya. (rza)




