KOTAMOBAGU– Banyaknya benda-benda atau situs bersejarah yang perlu diabadikan dalam museum, membuat Pemerintah Kota Kotamobagu berpikir membuat museum.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu, Agung Adati mengatakan, pemerintah sudah merencanakan menjadikan gedung Bobakidan sebagai museum. Namun kondisi gedung tersebut sudah sangat tua dan rapuh, sehingga perlu rehabilitasi.
“Pembangunan gedung kesenian dan museum buat masyarakat Kotamobagu sudah kami usulkan, itu sudah ada DID-nya, dan anggarannya kurang lebih Rp16 miliar. Namun karena masih terkendala anggaran, sehingga itu masih tertunda,” terangnya.
Untuk menyiasati itu, Agung mengatakan pihaknya tengah membangun komunikasi dengan Dinas Kominfo Kotamobagu, untuk pembuatan museum dalam bentuk digital atau WEB.
“Kemarin sudah bicara dengan kominfo, mencoba membuat museum digital. Fisiknya belum ada, tetapi benda-benda peninggalan bisa kita muat di web. Mulai dari alat musik, situs sejarah, dan masih banyak lagi peninggalan yang menyangkut sejarah dan budaya, kita akan dokumentasikan itu untuk dimuat di museum digital tersebut,” tandas Adati. (*)




