Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 29 Mei 2024 23:53 WITA ·

Pj. Walikota Kotamobagu Ikuti Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulut


 Pj. Walikota Kotamobagu Ikuti Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulut Perbesar

KRONIK TOTABUAN, Kotamobagu – Pj. Wali Kota Kotamobagu, Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si., menghadiri kegiatan Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di The Sentra Hotel Manado, Rabu 29 Mei 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan termasuk Tim Penilai Kinerja Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Hj. Siti Fatmah Fitriana Nani Buhang, SE., beserta jajaran pengurus, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kotamobagu, Adnan, S.Sos., M.Si., serta OPD terkait.

Menurut Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Chelsia Paputungan, ST., ME., penilaian kinerja ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi aspek kinerja yang sudah baik maupun yang perlu ditingkatkan dalam upaya penurunan stunting.

“Termasuk melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi kinerja percepatan penurunan stunting, mengetahui hal inspiratif, replikatif, dan inovatif dalam pelaksanaan konvergensi penurunan stunting, serta memfasilitasi sharing pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sebagai pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan 8 aksi konvergensi,” jelas Chelsia.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Muhamad Fahmi Iman, SE., menambahkan bahwa dalam penilaian ini, Tim Percepatan Penurunan Stunting Pemerintah Kota Kotamobagu memaparkan berbagai langkah dan inovasi yang telah dilakukan untuk mempercepat penurunan stunting di Kotamobagu.

“Selain secara konsisten melaksanakan 8 aksi konvergensi, kami juga melakukan inovasi melalui CEMILAN DASHAT (Cegah Stunting Ibu Hamil Sampai Dengan Melahirkan Sehat) KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS. Inovasi ini berbasis daun kelor sebagai upaya pencegahan dari hulu sumber masalah stunting, yaitu mengintervensi ibu hamil dengan kekurangan energi kronik serta ibu hamil dari keluarga berisiko stunting dengan pemberian edukasi 1000 HPK dan makanan tambahan yang memenuhi kebutuhan gizi ibu dan bayi selama dalam kandungan,” ungkapnya.

Penilaian kinerja ini dianggap penting dan strategis karena memberikan umpan balik dan pembelajaran bagi kabupaten/kota, serta memotivasi peningkatan anggaran dan kinerja dalam upaya konvergensi percepatan penurunan stunting.

“Pemerintah daerah juga mendapatkan gambaran jelas untuk perbaikan perencanaan dan pelaksanaan konvergensi penanganan stunting,” tambah Fahmi.(Rto)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

HUT ke-20 Pinteng, Bupati Tegaskan Peran Strategis dalam Lahirnya Bolsel

28 April 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Bolsel Percepat Legalitas Tanah Rakyat, Gelar Rakor Inver PPTPKH

23 April 2026 - 14:12 WITA

Bolsel FC dan Persma 1960 Terima Bonus Usai Lolos Liga 4 Nasional

21 April 2026 - 18:52 WITA

Trending di Berita Bolsel