BOLSEL, kroniktotabuan.com – Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Arifin Olii, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penetapan kawasan transmigrasi bertajuk “Timur Tengah Ideal” di wilayah Bolsel. Dukungan tersebut disampaikan saat mendampingi Bupati Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dalam agenda audiensi dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di Jakarta.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Bolsel dan DPRD diterima langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, didampingi sejumlah pejabat kementerian, di antaranya Dirjen PPKTRANS, Staf Khusus Menteri, Pelaksana Harian Dirjen PEPMT, Direktur Perencanaan Perwujudan Kawasan Transmigrasi, Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi, serta Direktur Perencanaan Teknis.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal dibahas secara konstruktif, terutama terkait percepatan pembangunan kawasan transmigrasi sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan nasional sekaligus penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Ketua DPRD Bolsel, Arifin Olii, menegaskan bahwa kehadiran pihak legislatif dalam audiensi tersebut merupakan bentuk sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mengawal program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“DPRD Bolsel memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten dalam mengusulkan penetapan Kawasan Transmigrasi ‘Timur Tengah Ideal’,” ujar Arifin.
Ia menilai program tersebut sangat strategis karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi baru, membuka kawasan pemukiman baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“DPRD siap mengawal proses perencanaan hingga penganggaran agar program ini berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam audiensi tersebut Pemerintah Kabupaten Bolsel juga memaparkan berbagai potensi wilayah serta kesiapan infrastruktur pendukung sebagai bagian dari usulan kawasan transmigrasi. Pemerintah daerah berharap dengan dukungan Kementerian Transmigrasi RI, rencana tersebut dapat masuk dalam prioritas pengembangan kawasan transmigrasi nasional.
Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen legislatif dan eksekutif di Bolsel dalam mendukung program pemerintah pusat terkait pemerataan pembangunan serta pengembangan wilayah berbasis potensi lokal.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekda Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, Asisten III Setda Wahyudin Kadullah, Kepala Bappeda Rikson Paputungan, Kepala BPKAD Lasya Manonto, serta sejumlah staf pendamping. (Infotorial)




