BOLMONG– Wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) akan ditetapkan menjadi Kawasan Indsutri Khusus (KIK) satu-satunya di Sulawesi Utara (Sulut).
Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, mengatakan akan dilakukan penandatanganan MoU antara bupati dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey pada tanggal 31 Oktober mendatang terkait dengan penetapan itu.
Setelah MoU itu diteken, investasi dengan nilai triliunan rupiah akan masuk ke Bolmong.
“Kebetulan Bolmong sekarang sedang merevisi tata ruang. Jadi ini merupakan waktu yang sangat tepat. Yang akan datang juga termasuk konsultan yang menyusun Ibu Kota Negara Indonesia yang baru,” ungkap Yasti saat memberikan materi pada Diklatsar CPNS di Gedung Yadika, Desa Kopandakan II, Jumat (25/10/2019) kemarin.
Yasti mengatakan, KIK yang bakal dibangun di Bolmong tersebut akan ditangani langsung oleh salah satu dari tujuh perusahaan terbesar dan terkaya di Indonesia.
Yasti juga membeber alasan kenapa dia berusaha menghadirkan investor sebanyk-banyak ke Bolmong. Karena menurut dia, secara geostrategis, Kabupaten Bolmong merupakan kabupaten terluas dan terdepan karena berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik pada Asia Timur.
Selain itu luas wilayah Bolmong merupakan terluasdi Sulut.
“Hanya satu yang belum kita punya, itu adalah industrialisasi. Kalau bahan baku sudah lengkap. Jadi ini perlu untuk dihadirkan,” katanya.
Dalam waktu dekat, lanjut Yasti, industri pokpan juga bakal diadakan di Bolmong. Pabrik yang bakal dibangun merupakan perusahaan terbesar di Sulut yang akan menyerap ribuan tenaga kerja.
“Sebelumnya saya sudah mempresentasikan kawasan industrial Bolmong saat pertemuan saya dengan TEMPO. Dimana saya menyampaikan kalau ada investasi yang masuk, saya siapkan tanah dan perizinan pembangunan serta pengoperasian selama 30 tahun. Itu saya paparkan. Karena kalau tidak begitu investasi tidak bakal masuk,” pungkasnya. (len)




