BOLSEL – Dinas Perindustrian Koperasi (Disperindakop) Bolaang Mogondow Selatan (Bolsel) telah mengusulkan kepada pemerintah pusat sebanyak 3.800 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penerima Bantuan langsung tunai (BLT).
Kabid Disperindakop Bolsel Delfian Thanta mengatakan, usulan BLT ini merupakan pengajuan UMKM dengan nilai Rp2,4 juta setiap penerima, melalui program Bantuan Presiden (Banpres) produktif usaha mikro.
“Bantuan ini diberikan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan mikro,” kata Kabid, saat dihubungi belum lama ini.
Dia menjelaskan, program banpres produktif ini juga untuk menambah insentif bagi UMKM yang sebelumnya telah diberikan oleh pemerintah, sekaligus sebagai tambahan modal kerja.
“Khusu di bolsel kami telah mengusulkan 3.800 UMKM dan yang sudah mendapatakan Surat keteranagan (SK) sudah ada sebanyak 1.200,” ujarnya.
Program ini juga lanjut Delfian, merupakan stimulus pemerintah berupa tambahan modal usaha yang diberikan kepada pelaku usaha mikro, dan pihak Bank BRI sebagai penyalur.
“Dengan harapan agar ini benar-benar digunakan untuk modal usaha yang dikelola oleh penerima. Bantuan ini langsung di transfer ke rekening penerima,” tukasnya. (ahr/wdm)




