BOLMONG- Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow dan KH Yusuf Mansur, bersama Kepala Biro Ekonomi Provinsi Sulut Hanny Wajong, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, di Desa Ayong, Kecamatan Sangtombolang, Minggu (8/11/2020).
Bupati Yasti dalam sambutannya mengatakan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, pada hakikatnnya merupakan wujud penghormatan kita kepada Nabi Muhammad SAW, karena beliau bukan saja seorang nabi dan rasul Allah, tetapi juga pemimpin umat manusia.

“Makna yang paling mendasar dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yakni untuk mengevaluasi sejauh mana umatnnya mampu mencontoh keteladanan atau uswatun khasanah yang melekat pada diri Rasulullah, baik dalam aspek ibadah ritual maupun ibadah sosial. Karena tantangan terbesar saat ini adalah, akhlak yang semakin terdegradasi oleh pola hidup sekuler yang hedonis dan individualistik yang merupakan bagian perilaku zaman jahiliyah,” kata Yasti.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk meneladani pola dan perilaku kehidupan Nabi Muhammad SAW baik dalm kapasitasnnya sebagai hamba Allah yang sangat taat dan patuh kepada Allah SWT, pemimpin rumah tangga, pemimpin masyarakat dan pemimpin agama.

Yasti juga meminta agar secara bersama-sama mewujudkan tatanan masyarakat yang semakin sejahtera, demokratis dan berkeadilan, serta meningkatkan lagi rasa persaudaraan terhadap sesama umat islam, serta terus menjalin silaturahmi antar sesama umat beragama.
“Dengan meyakini dan melaksanakan ajaran itu, Insya Allah Kabupaten Bolmong akan menjadi daerah yang maju, sejahtera, adil dan makmur, serta menjadi daerah yang baldatun toyyibatun warabun ghafur,” terang Yasti.

Sementara ustadz kondang KH Yusuf Mansur saat menyampaikan tausiyahnya memuji kerukunan di Kabupaten Bolmong. Menurutnnya Bolmong merupakan barometer kerukunan antar umat bergama yang bukan hanya di Indonesia tapi di dunia.
Ia bercerita saat kunjungannya ke Desa Mopuya, ada pemuka agama Kristen dan Hindu yang turut hadir dalam kegiatan maulidan dan dia sangat mengapresiasi itu.
“Suasana kerukunan di Bolmong sangat menyentuh, ini adalah hal yang langkah dan luar biasa. Salut untuk daerah ini,” ucap ustadz Yusuf Mansur.
Ia juga menyampaikan, psantren binaannya segera hadir di Bolmong dan bertaraf internasional, dan rencannya akan dilakukan peletakan batu pertama Senin (9/11/2020) esok.
“Ini kesempatan bagi putra putri Bolmong. Targetnya nanti kita akan tanggung dan jamin bersama akan memberikan beasiswa 100 persen. Nantinya para santri ini akan kita persiapkan untuk menjadi global leader. Kita kepingin ada anak BMR di seluruh kampus di dunia, jadi nanti ada di Amerika, Kanada, Australia, maupun di Inggris Raya,” ujarnya.
Pesantren yang dibangun kata Mansur, merupakan pesantren yang bertaraf internasional dari sisi bahasa dan network. Ia pun mengajak para sangadi agar berjuang serta mencari calon santri di masing-masing desannya yang berpotensi untuk dipersiapkan masuk pesantren tersebut dan menjadi santri angkatan pertama. (len)




